"Orang-orang Amerika berpikir dengan mencekik Iran, mereka akan meraih konsesi yang tidak pernah menjadi bagian dalam kesepakatan," kata Ghalibaf.
Teheran, Suarathailand- Anadolu melaporkan Ketua Parlemen Iran Mohammed Bagher Ghalibaf menududh AS "mencekik Iran" dengan tujuan memaksa Iran memberikan konsesi yang ia sebut "tidak pernah menjadi bagian" dalam kesepakatan yang diteken antar Washington dan Teheran.
"Orang-orang AS berpikir dengan mencekik Iran, mereka akan meraih konsesi yang tidak pernah menjadi bagian dalam kesepakatan," kata Ghalibaf dalam sebuah kiriman di media sosial.
Ghalibaf lantas menyebut Menteri Keuangan AS Scott Bessent dan Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth sudah semakin kehilangan kendali. "Berhenti menunggu kru badut untuk menarik kelinci dari topinya dan bersihkan kekacauan yang kalian buat," ucapnya.
Iran dan AS medio Juni lalu meneken sebuah nota kesepahaman untuk mengakhiri permusuhan dan memulai dialog untuk mencapai penyelesaian perang secara permanen. Kesepakatan tersebut tercapai melalui mediasi Pakistan dan Qatar.
Namun dialog antara kedua pihak berkonflik gagal di tengah jalan menyusul perselisihan terkait syarat-syarat pada memorandum serta pelayaran di Selat Hormuz, jalur kunci bagi ekspor komoditas energi global.




