Media Korea Utara Kritik Keras Latihan Militer Gabungan AS-Korsel

KCNA menyebut latihan yang dimulai pada Senin kembali mendorong ketegangan di Semenanjung Korea ke ambang perang. 


Pyongyang, Suarathailand- Kantor Berita Pusat Korea Utara (KCNA) mengkritik latihan militer gabungan AS-Korea Selatan yang sedang berlangsung, sehari setelah Presiden AS Donald Trump memerintahkan pemangkasan latihan tahunan musim panas tersebut.

Komentar KCNA itu tidak menyinggung pernyataan Trump bahwa latihan tersebut mengirimkan “sinyal yang sepenuhnya tidak pantas dan bermusuhan” kepada Korea Utara.

KCNA menyebut latihan yang dimulai pada Senin kembali mendorong ketegangan di Semenanjung Korea ke ambang perang. 

“Kami akan menggunakan hak bela diri untuk menetralisasi ancaman militer dari pasukan bermusuhan melalui tindakan yang lebih transparan.”

Sebelumnya Trump menyampaikan kepada wartawan bahwa pemimpin Korea Utara Kim Jong Un telah merespons permintaannya untuk berbicara.

“Kim selalu memperlakukan saya dengan sangat hormat,” tambah Trump.

Korea Utara telah lama mengecam latihan tahunan yang disebut Ulchi Freedom Shield tersebut sebagai simulasi untuk melakukan invasi. Tahun ini, latihan itu semula dijadwalkan berlangsung hingga 27 Agustus.


Share: