Indonesia Berangkatkan 744 Prajurit TNI Misi UNIFIL ke Lebanon

“Nama baik Indonesia harus dijaga. Sukseskan misi perdamaian ini dengan selalu mematuhi standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku,” kata Panglima TNI.


Jakarta, Suarathailand- Indonesia resmi melepas keberangkatan 744 personel TNI yang tergabung dalam Satgas Kontingen Garuda (Konga) United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) ke Lebanon. Pelepasan ini dipimpin oleh Panglima TNI Agus Subiyanto.

Dinas Penerangan TNI AU (Dispenau) menyebut upacara pelepasan tersebut berlangsung di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, pada Kamis (21/5).

Jenderal Agus Subiyanto dalam arahannya menegaskan keterlibatan TNI dalam misi perdamaian di bawah bendera PBB merupakan bukti nyata kepercayaan dunia internasional terhadap profesionalisme prajurit Indonesia. Ia menekankan pentingnya menjaga reputasi bangsa di kancah global.

“Nama baik Indonesia harus dijaga. Sukseskan misi perdamaian ini dengan selalu mematuhi standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku,” kata Panglima TNI.

Mengingat dinamika situasi di wilayah penugasan, Panglima TNI memberikan instruksi khusus terkait aspek keamanan. Prajurit diminta untuk tidak lengah dan selalu mengutamakan keselamatan diri dalam setiap pergerakan.

“Tingkatkan kewaspadaan terhadap perkembangan situasi di lapangan, serta jaga moral dan kesehatan selama masa penugasan,” tegas Agus.

Panglima berharap arahan tersebut menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk memberikan kinerja terbaik dan menunjukkan dedikasi tinggi sebagai duta bangsa di Libanon.

Sebanyak 744 personel Satgas Konga UNIFIL ini dijadwalkan bertugas selama satu tahun. Mereka akan menggantikan personel sebelumnya yang telah menyelesaikan masa pengabdian di wilayah tersebut.

Adapun rincian komposisi personel yang diberangkatkan dalam misi kali ini adalah 571 TNI AD, 79 TNI AL, 63 TNI U, dan 31 dari Mabes TNI.


Share: