PM Greenland Tolak Hadiri Pembukaan Konsulat Baru AS di Greenland


Nuuk, Suarathailand- Surat Kabar Sermitsiaq melaporkan Perdana Menteri Greenland Jens-Frederik Nielsen tidak akan menghadiri pembukaan konsulat baru Amerika Serikat di Nuuk, ibu kota negara itu, di tengah ketegangan hubungan dengan Washington.

Koran Sermitsiaq menyebut PM Nielsen telah memutuskan untuk tidak menghadiri upacara peresmian gedung baru konsulat di Nuuk.

"Kami belum membuat keputusan secara prinsip, tetapi saya tidak akan berpartisipasi," kata Nielsen.

Dia tidak dapat memastikan apakah anggota lain pemerintahannya akan hadir.

Konsulat AS telah mengundang para pejabat dan tamu untuk menghadiri resepsi yang menandai pembukaan konsulat baru tersebut. Namun, menurut Sermitsiaq, banyak undangan menolak hadir karena iklim politik di negara itu saat ini.

Ketegangan antara Greenland dan Washington masih tinggi setelah Presiden AS Donald Trump berulang kali menyatakan minatnya untuk mendapatkan kepemilikan atau kendali atas Greenland, wilayah semi-otonom Denmark yang kaya akan sumber daya alam dan berlokasi strategis di Arktik.

Anggota parlemen Greenland, Naaja H. Nathanielsen, juga mengumumkan menolak undangan untuk menghadiri acara-acara dari konsulat AS.

"Saya telah menjelaskannya, dengan mengatakan bahwa situasi antara negara kami saat ini sulit," kata Nathanielsen di platform media sosial Facebook.

Share: