Dua gempa berkekuatan magnitudo 7,2 dan 7,5 mengguncang Venezuela pada Rabu (24/6), disusul 30 gempa susulan.
Caracas, Suarathailand Pelaksana tugas Presiden Venezuela, Delcy RodrÃguez mengatakan, jumlah korban tewas akibat gempa ganda melonjka menjadi 589, dengan 2.980 orang terluka.

Menteri Kesehatan Venezuela Alvarado mengatakan sekitar 235 orang dibawa ke rumah sakit dalam keadaan sudah meninggal dunia atau meninggal sesaat setelah tiba di fasilitas kesehatan.
Menurut Alvarado, situasi paling kritis masih terjadi di negara bagian La Guaira, yang mencatatkan jumlah korban tewas dan luka terbanyak.

Alvarado menjelaskan bahwa segera setelah gempa terjadi, mekanisme tanggap darurat nasional langsung diaktifkan. Lebih dari 5.000 tenaga medis, termasuk lebih dari 1.200 dokter, dikerahkan untuk memberikan bantuan di wilayah-wilayah yang terdampak paling parah.
Sementara itu sedikitnya 250 bangunan, delapan rumah sakit, dan 20 pusat perbelanjaan rusak atau hancur akibat gempa dahsyat yang mengguncang Venezuela, kata Ketua Majelis Nasional Jorge Rodriguez.
"Hingga kini, 250 bangunan dinyatakan rusak atau hancur total. Delapan rumah sakit mengalami kerusakan dan beberapa di antaranya harus dikosongkan. Sebanyak 20 mal dan 68 fasilitas infrastruktur rusak," kata Rodriguez.
Dua gempa berkekuatan magnitudo 7,2 dan 7,5 mengguncang Venezuela pada Rabu (24/6), disusul 30 gempa susulan.
Sedikitnya 235 orang dilaporkan tewas. Gempa juga menghancurkan banyak rumah, merusak berbagai fasilitas infrastruktur dan rumah sakit, serta memaksa penutupan bandara utama Venezuela.




