Thailand dan Malaysia Buka Pos Perbatasan Baru Rp830,60 Miliar di Thailand Selatan

Pembangunan pos ini dimulai pada 31 Mei 2016 dengan anggaran 1,53 miliar baht (sekitar Rp830,60 miliar).


Songkhla, Suarathailand- The Nation melaporkan Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul bersama Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim pada Jumat, membuka pos perbatasan baru di Sadao, Provinsi Songkhla secara resmi. Langkah ini  sebagai upaya memperkuat hubungan antar-masyarakat dan perdagangan kedua negara.

Perdana Menteri Thailand dan Malaysia meresmikan jalan penghubung antara pos pemeriksaan bea cukai baru Sadao, Thailand dan pos pemeriksaan Bukit Kayu Hitam Malaysia yang sekaligus menandai pembukaan resmi fasilitas perbatasan kedua negara.

Anwar Ibrahim mengajak delegasi Thailand melintasi perbatasan menuju Malaysia untuk menghadiri jamuan makan siang.

Pos bea cukai di Jalan Kanjanavanich Kabupaten Sadao berada di Kawasan Ekonomi Khusus Songkhla. Proyek itu dibangun di lahan seluas 296 rai atau sekitar 95 hektar.

Pembangunannya dimulai pada 31 Mei 2016 dengan anggaran 1,53 miliar baht (sekitar Rp830,60 miliar).

Pengerjaan gedung utama selesai pada 8 September 2019 dengan fasilitas gedung perkantoran, area pemeriksaan kargo, terminal penumpang dan kendaraan serta kompleks hunian.

Pos perbatasan dilengkapi 11 jalur pemeriksaan kendaraan dan 14 jalur pemeriksaan imigrasi di masing-masing sisi. Area pemeriksaan kargo mampu melayani truk melalui delapan jalur di setiap arah dan telah dilengkapi pemeriksaan berteknologi modern termasuk dua unit system pemindai sinar-X berkecepatan tinggi dan dua sistem penimbangan truk di tiap sisi.

Pembukaan pos lintas batas Sadao diharapkan meningkatkan efisiensi pengelolaan perbatasan kedua negara, dan kapabilitas pemindaian barang maupun orang.

Fasilitas itu juga diharapkan menekan penyelundupan ilegal dan mendorong perdagangan dan investasi bilateral dengan waktu operasi harian mulai pukul 05:00 hingga 23:00 waktu setempat.

Share: