Thailand Beri Penghormatan Terakhir 10 Biksu Meninggal Ditabrak Mobil

Insiden yang merenggut nyawa 10 biksu ini telah sangat menyedihkan masyarakat Thailand.


Nakhon Ratchasima, Suarathailand- Bangkok Post melaporkan upacara pemberian sedekah akan diadakan di Nakhon Ratchasima minggu depan untuk menghormati kebajikan 10 biksu yang meninggal dalam kecelakaan tragis yang melibatkan sebuah truk pikap yang dikemudikan oleh seorang anak laki-laki berusia 11 tahun dengan autisme di Mukdahan.

Di antara mereka yang meninggal adalah Phra Sakorn Tapakhuno, seorang biksu berusia 63 tahun dari Korat, yang jenazahnya tiba di provinsi timur laut pada Jumat malam. Banyak biksu, kerabat, dan umat Buddha awam berkumpul untuk menerima dan memberikan penghormatan terakhir.

Insiden yang merenggut nyawa 10 biksu ini telah sangat menyedihkan Thailand, sebagai negara Buddhis, bersama dengan komunitas monastik dan masyarakat luas.

Untuk menyampaikan belasungkawa dan menghormati kebajikan mereka, The Mall Korat akan mengadakan upacara pemberian sedekah yang didedikasikan untuk para biksu yang telah meninggal pada hari Selasa, 7 Juli, pukul 07.07 di plaza di depan pusat perbelanjaan tersebut.

Phra Thep Simaphorn, kepala biksu provinsi dan kepala biara Wat Bueng, akan memimpin upacara tersebut. Para biksu dari Wat Bueng dan Wat Phayap akan diundang untuk menerima sedekah, menurut Preecha Lim-ua, manajer umum toko tersebut.

Upacara ini juga bertujuan untuk memberikan semangat kepada para biksu yang masih dalam masa pemulihan dan kepada keluarga yang terkena dampak peristiwa menyedihkan ini.

Kecelakaan fatal itu terjadi pada Kamis pagi ketika sekelompok 35 biksu dan umat awam berjalan berbaris menuju distrik Don Tan di Mukdahan. Lima orang tewas seketika, sementara lima lainnya meninggal karena luka-luka mereka di Rumah Sakit Mukdahan.

Lebih dari selusin orang terluka, tiga di antaranya kritis.

Share: