Spanyol Gandeng Uni Eropa Selidiki Kecelakaan Kereta Cepat, 69 Tewas

Penyelidikan akan tetap berada di bawah arahan dan kewenangan para penyelidik Spanyol, seraya menambahkan bahwa penyelidikan tersebut bertujuan mengungkap fakta-fakta terkait insiden itu.


Spanyol, Suarathailand- Xinhua melaporkan Pemerintah Spanyol telah meminta bantuan teknis dari Badan Perkeretaapian Uni Eropa (ERA) untuk menyelidiki tabrakan antara dua kereta api berkecepatan tinggi yang menewaskan 69 orang di dekat Urda, Spanyol tengah pada 28 Oktober.

Seperti dilaporkan sebelumnya tabrakan itu terjadi ketika sebuah kereta yang dioperasikan perusahaan kereta milik negara Spanyol, Renfe, menabrak bagian belakang kereta yang sedang berhenti yang dioperasikan oleh perusahaan kereta swasta Iryo.

Apostolos Tzitzikostas, Komisioner Eropa untuk Transportasi Berkelanjutan dan Pariwisata mengonfirmasi bahwa otoritas penyelidikan Spanyol telah meminta dukungan ERA dalam penyelidikan tersebut. Dia mengatakan ERA akan memberikan seluruh bantuan teknis yang diperlukan.

Penyelidikan akan tetap berada di bawah arahan dan kewenangan para penyelidik Spanyol, seraya menambahkan bahwa penyelidikan tersebut bertujuan mengungkap fakta-fakta terkait insiden itu.

Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez juga mengumumkan bahwa Wakil Perdana Menteri Pertama sekaligus Menteri Ekonomi, Perdagangan, dan Usaha Carlos Cuerpo akan mengambil alih sementara kepemimpinan Kementerian Transportasi dan Mobilitas Berkelanjutan menyusul pengunduran diri Oscar Puente pada Selasa (3/11).

Share: