"Beberapa hari belakangan, pihak musuh mengintensifkan kegiatan dan upaya pengintaian yang bertujuan mengidentifikasi sistem pertahanan udara negara ini," demikian pernyataan IRGC.
Teheran, Suarathailand- Sputnik melaporkan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) pada Rabu (4/11) menyatakan Amerika Serikat meningkatkan kegiatan intelijennya dekat Iran.
"Beberapa hari belakangan, pihak musuh mengintensifkan kegiatan dan upaya pengintaian yang bertujuan mengidentifikasi sistem pertahanan udara negara ini," demikian pernyataan IRGC, menambahkan bahwa upaya ini berhasil digagalkan.
IRGC sebelumnya mengatakan militer Iran berhasil mencegat drone MQ-1 di wilayah selatan Iran.
Donald Trump pada Selasa mengonfirmasi serangan yang dilakukan AS di Pulau Qeshm, yang menurutnya sebagai serangan kecil, bukan perang.
Iran belum memberikan komentar secara terbuka terkait serangan-serangan tersebut.



