Prancis Tegas Desak EU Batasi Perdagangan dengan Permukiman Ilegal lsrael

Menlu Barrot membandingkan langkah yang diusulkan itu dengan respons EU terhadap pendudukan Rusia atas Krimea, dengan mencatat bahwa blok tersebut menghentikan impor dari semenanjung itu pada 2014.


Paris, Suarathailand- Sputnik melaporkan Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Noel Barrot mendesak Uni Eropa (EU) membatasi perdagangan dengan permukiman Israel yang dinilai ilegal di Tepi Barat yang diduduki.

Barrot mengatakan pekan ini ia kembali mendesak negara-negara Eropa untuk mengambil langkah terkait persoalan tersebut.

“Permukiman tersebut ilegal. Tidak wajar jika Uni Eropa dapat mendukung perdagangan ini,” katanya.

Menlu Barrot membandingkan langkah yang diusulkan itu dengan respons EU terhadap pendudukan Rusia atas Krimea, dengan mencatat bahwa blok tersebut menghentikan impor dari semenanjung itu pada 2014.

“Hal yang sama harus kita lakukan terhadap permukiman ilegal tersebut,” katanya, seraya mengakui bahwa langkah itu membutuhkan kesepakatan di antara negara-negara anggota EU.

Barrot juga mengecam apa yang disebut sebagai “ledakan kekerasan yang belum pernah terjadi sebelumnya” oleh para pemukim Israel di wilayah pendudukan Tepi Barat. Menurut dia, kekerasan tersebut merusak martabat warga Palestina, keamanan Israel, serta prospek solusi dua negara.


Share: