Perusahaan asuransi, produsen mobil, dan sektor real estat berupaya memberikan dukungan mendesak dan upaya pemulihan bagi para korban banjir di Thailand Selatan.
Suarathailand- Situasi banjir di Thailand selatan masih kritis, dan permukaan air di beberapa daerah mulai surut. Namun, kerusakan yang meluas masih terus terjadi, dan baik lembaga pemerintah maupun relawan bekerja tanpa kenal lelah untuk memberikan bantuan dan memulai operasi pemulihan.

Menurut laporan terakhir (27 November) dari Departemen Pencegahan dan Mitigasi Bencana (DDPM), sembilan provinsi masih terkena dampak kuatnya angin muson timur laut. Ini termasuk Surat Thani, Nakhon Si Thammarat, Trang, Phatthalung, Satun, Songkhla, Pattani, Yala, dan Narathiwat.
Provinsi-provinsi ini mencakup 105 kabupaten, 708 kecamatan, dan 5.243 desa, dengan lebih dari 1,07 juta rumah tangga dan 2,95 juta orang terkena dampaknya.
Meskipun tanda-tanda perbaikan mulai terlihat di beberapa provinsi—khususnya Songkhla, Phatthalung, dan Surat Thani—enam provinsi terus mengalami kenaikan permukaan air.
-Komisi Asuransi dan Perusahaan Asuransi Mempercepat Klaim-
Vasumadee Vasinon, Wakil Sekretaris Jenderal Kantor Komisi Asuransi (OKI), melaporkan bahwa, pada tanggal 26 November, perusahaan asuransi telah menerima klaim kerusakan dari lebih dari 1.200 kendaraan dan lebih dari 500 klaim properti lainnya di Songkhla saja.
OKI, bekerja sama dengan perusahaan asuransi, telah menerapkan langkah-langkah untuk memfasilitasi pemrosesan klaim dan membantu pemulihan dan perbaikan kendaraan. Staf tambahan telah dikirim untuk menangani klaim, menyediakan pasokan penting, dan mendukung pemegang polis dan masyarakat di daerah yang terkena dampak banjir.
-Produsen Mobil Meluncurkan Kampanye Dukungan-
Beberapa produsen mobil telah meluncurkan langkah-langkah dukungan bagi pelanggan yang terkena dampak banjir di Thailand selatan, mengantisipasi penurunan penjualan yang signifikan pada bulan Desember.
Misalnya, Hyundai Mobility menawarkan layanan derek kendaraan gratis, pemeriksaan kendaraan 40 poin gratis, dan diskon 25% untuk suku cadang asli Hyundai untuk perbaikan lebih dari 50,000 baht.
Honda Automobile menawarkan diskon 30% untuk suku cadang, serta penggantian oli gratis dan pemeriksaan kendaraan di provinsi yang terkena dampak. Yamaha Motors menyediakan pemeriksaan dan perbaikan gratis untuk mesin kapal di Hat Yai, Songkhla, dan telah memberikan layanan gratis kepada tim penyelamat dan sukarelawan.
Tritecha Tangmatitham, Managing Director Supalai, menyebut peristiwa banjir ini sebagai yang "paling parah" dalam sejarah Hat Yai. Meskipun beberapa wilayah secara historis dianggap rawan banjir, wilayah tersebut belum pernah menghadapi kondisi ekstrem seperti itu.
Proyek real estat di Hat Yai terkena dampak dalam berbagai tingkat, dengan banyak karyawan perusahaan yang bekerja untuk membantu pelanggan yang rumahnya juga terendam banjir. Upaya yang dilakukan meliputi penyediaan makanan, air, dan kebutuhan dasar.
Untuk pemulihan properti, keselamatan tetap menjadi perhatian utama. Sistem air dan kelistrikan diperiksa secara menyeluruh sebelum digunakan. Tantangan terbesarnya adalah menemukan kontraktor yang siap melakukan perbaikan, karena beberapa di antaranya juga terkena dampak banjir.
Untuk mengatasi hal ini, perusahaan telah merekrut tim dari provinsi terdekat seperti Surat Thani, Nakhon Si Thammarat, dan Phuket.
SANSIRI, pengembang properti terkemuka, berfokus untuk mendukung pelanggannya dengan memberikan bantuan berkelanjutan, termasuk makanan dan koordinasi dengan kantor pusatnya di Bangkok. Perusahaan juga telah mengerahkan tim di Hat Yai untuk membantu pemulihan yang sedang berlangsung.
-Pasar Perumahan di Hat Yai Menghadapi Kesulitan-
Colliers Thailand memperkirakan terdapat lebih dari 128 proyek real estat yang sedang berjalan di Hat Yai, dengan nilai gabungan sebesar 41 miliar baht. Pembangunan perumahan terkena dampak paling parah, khususnya dalam hal infrastruktur, sistem kelistrikan dan air, serta penyelesaian interior.
Banyak proyek kondominium juga terkena dampaknya, dengan tanah dan area umum terendam, sehingga proyek tersebut tidak dapat kembali beroperasi normal.
Meski mengalami kerusakan yang luas, Colliers yakin Hat Yai masih memiliki potensi jangka panjang. Pengembang besar sedang bersiap meluncurkan proyek baru, menunjukkan keyakinan terhadap prospek ekonomi masa depan kota ini.
Namun, pembangunan di masa depan perlu mengatasi risiko banjir. Pertimbangan lantai tinggi, kedap air



