IRGC Iran Serang Kapal Nirawak Amerika Serikat di Selat Hormuz

Teheran memperingatkan bahwa jika perang yang dilancarkan Washington terus berlanjut, "tidak akan ada satu tetes pun minyak yang diekspor" dari Selat Hormuz ataupun wilayah lain di Teluk Persia.


Teheran, Suarathailand- Farsnew melaporkan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran mengumumkan pasukan angkatan lautnya telah menyerang sebuah kapal nirawak (drone boat) AS yang dikendalikan dari jarak jauh, yang berupaya memasuki wilayah yang dilindungi di Selat Hormuz.

Kapal yang menjadi sasaran tersebut berupaya memasuki wilayah yang dilindungi di Selat Hormuz—area yang telah dikelola oleh Iran sejak awal masa perang AS-Israel melawan negara tersebut—demikian pernyataan Departemen Hubungan Masyarakat IRGC pada hari Minggu.

"Berkat rahmat dan karunia Tuhan Yang Maha Kuasa, setiap langkah nekat musuh dipantau secara ketat oleh pasukan Angkatan Laut IRGC yang pemberani dan rela berkorban, serta akan dibalas dengan serangan tegas," bunyi pernyataan tersebut.

Iran membatasi lalu lintas melalui Selat Hormuz—jalur air strategis yang menyalurkan seperlima dari kebutuhan minyak global—sebagai tanggapan atas perang AS-Israel yang dimulai pada akhir Februari dan berakhir melalui gencatan senjata pada awal April.

Iran telah memperingatkan bahwa mereka tidak akan menoleransi gangguan apa pun terhadap kedaulatannya atas jalur strategis tersebut, serta menegaskan bahwa lalu lintas di jalur air itu tidak akan kembali normal kecuali Amerika Serikat mengakhiri perang dan blokade terhadap negara tersebut.

Teheran memperingatkan bahwa jika perang yang dilancarkan Washington terus berlanjut, "tidak akan ada satu tetes pun minyak yang diekspor" dari Selat Hormuz ataupun wilayah lain di Teluk Persia.

IRGC juga menegaskan bahwa Selat Hormuz "berada di bawah pengelolaan Republik Islam Iran, dan setiap tindakan oleh musuh pembunuh anak-anak itu akan mendapat tanggapan tegas."

"Amerika Serikat sebagai pihak agresor harus memahami bahwa mereka tidak punya pilihan selain meninggalkan kawasan ini dan menghentikan tindakan-tindakan provokatifnya," tambah pernyataan itu. (Foto: Kapal rudal Iran dalam sebuah serangan)

Share: