IRGC Peringatkan AS, Iran akan Respons Lebih Keras atas Pelanggaran Gencatan Senjata

"Kami telah mengantisipasi, musuh adalah pihak yang melanggar komitmennya, bertindak secara licik, dan tidak dapat dipercaya. "Pada setiap tahap negosiasi, dan pada setiap saat, mereka dapat melakukan tindakan tertentu," kata Juru Bicara IRGC Brigadir Jenderal Hossein Mohebi.


Teheran, Suarathailand- Kantor Berita Fars News melaporkan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengeluarkan peringatan keras kepada Washington dan berjanji akan menanggapi setiap serangan AS dengan tanggapan yang lebih keras seiring berlanjutnya serangan balasan di Asia Barat.

"Kami telah mengantisipasi, musuh adalah pihak yang melanggar komitmennya, bertindak secara licik, dan tidak dapat dipercaya. "Pada setiap tahap negosiasi, dan pada setiap saat, mereka dapat melakukan tindakan tertentu," kata Juru Bicara IRGC Brigadir Jenderal Hossein Mohebi.

"Kami telah menanggapi, dan akan terus menanggapi, setiap tindakan yang dilakukan musuh dalam hal ini," tambahnya.

Peringatan itu disampaikan ketika AS melakukan serangan udara di Iran untuk hari kedua berturut-turut pada hari Sabtu dengan dalih menanggapi konfrontasi Angkatan Laut IRGC terhadap kapal yang melanggar batas di Selat Hormuz.

IRGC memberikan tanggapan tegas kepada musuh dengan melakukan operasi rudal dan drone skala besar terhadap delapan instalasi militer AS di wilayah tersebut.

"Kami menegaskan kembali: jika musuh melanggar komitmennya dan melanggar gencatan senjata, kami akan menanggapi dengan lebih keras dari sebelumnya," tegas Mohebi.

Share: