“Musuh Amerika-Zionis yang haus darah telah melakukan kejahatan dan konspirasi teroris terbesar dalam sejarah kontemporer dalam tragedi besar ini,” bunyi pernyataan tersebut.
Teheran, Suarathailand- Press TV melaporkan Kementerian Intelijen Iran bersumpah untuk membalas darah Pemimpin Tertinggi Revolusi Islam yang gugur, Ayatollah Seyed Ali Khamenei, yang dibunuh dalam serangan AS-Israel pada akhir Februari.
Kementerian tersebut mengeluarkan pernyataan pada hari Sabtu, mengatakan bahwa bangsa Iran telah berduka selama lebih dari empat bulan setelah gugurnya Pemimpin Tertinggi.
“Musuh Amerika-Zionis yang haus darah telah melakukan kejahatan dan konspirasi teroris terbesar dalam sejarah kontemporer dalam tragedi besar ini,” bunyi pernyataan tersebut.
“Hati yang terluka dari rakyat Iran yang berani dan para pencinta kebebasan di seluruh dunia tidak akan menemukan kelegaan atau penghiburan kecuali melalui pembalasan terhadap para pelaku kejahatan ini,” kata kementerian tersebut, menambahkan bahwa “sesuai dengan janji ilahi, pembalasan dan hukuman ini akan terwujud”.
Ayatollah Khamenei gugur sebagai martir setelah dilancarkannya serangan terbaru Amerika-Israel yang tidak beralasan terhadap Iran pada 28 Februari.
Upacara perpisahan akan diadakan pada hari Sabtu dan akan berlanjut hingga hari Minggu di Grand Imam Khomeini Mosalla di Teheran. Prosesi pemakaman utama di Teheran dijadwalkan pada hari Senin.
Upacara pemakaman juga akan diadakan di Qom pada hari Selasa, dan di Mashhad pada hari Kamis, di mana almarhum Pemimpin Tertinggi akan dimakamkan di Makam Imam Reza.
Pernyataan itu juga menegaskan kembali perjanjian kementerian intelijen dengan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Seyed Mojtaba Khamenei dan rakyat Iran untuk membalas darah Pemimpin yang gugur dan para martir dari dua perang AS-Israel terakhir melawan Iran.



