Iran Bantah Terima Undangan Gabung dalam Perjanjian Pertahanan Makkah

Sebelumnya Pakistan, Arab Saudi, dan Turkiye menandatangani perjanjian pertahanan bersama di Makkah.


Teheran, Suarathailand- Xinhua melaporkan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baghaei menyatakan Iran belum menerima undangan resmi untuk bergabung dalam Perjanjian Pertahanan Bersama Makkah.

Dilaporkan bahwa Kepala Kantor Berita Parlemen Iran Mehdi Rahimi sebelumnya menyatakan Iran telah diundang untuk bergabung dalam pakta Makkah tersebut, yang ditandatangani sebelumnya pada bulan ini oleh Arab Saudi, Turkiye, dan Pakistan.

Menurut laporan tersebut, Rahimi mengatakan usulan itu sedang dipertimbangkan oleh kepemimpinan Iran.

Sebelumnya Pakistan, Arab Saudi, dan Turkiye menandatangani perjanjian pertahanan bersama di Makkah, Arab Saudi, pada 7 Agustus di tengah meningkatnya kekhawatiran keamanan regional, menurut Kementerian Luar Negeri Pakistan.

Perjanjian tersebut bertujuan memperkuat pencegahan kolektif terhadap segala bentuk agresi, dengan menetapkan bahwa setiap serangan bersenjata terhadap satu dari ketiga negara itu akan dianggap sebagai serangan terhadap ketiganya, ungkap kementerian tersebut dalam pernyataannya.


Share: