Banjir di Thailand Selatan Mulai Surut, 1.812 Wisatawan Dipastikan Aman dan Selamat

Kementerian Pariwisata dan Olahraga melaporkan 1.812 wisatawan telah dibantu, dan tidak ada laporan lebih lanjut mengenai wisatawan yang terdampar akibat banjir.


Suarathailand- Atthakorn Sirilatthayakorn, Menteri Pariwisata dan Olahraga, melaporkan bahwa banjir di Thailand selatan telah membaik secara signifikan, dengan tingkat air surut di banyak daerah. Transportasi telah kembali beroperasi di sebagian besar wilayah, dan tidak ada laporan lebih lanjut mengenai wisatawan yang terdampar.

Di provinsi Songkhla, situasi telah stabil secara signifikan, dengan permukaan air hampir seluruhnya turun, hanya menyisakan beberapa titik banjir saja.

Pada tanggal 28 November, kementerian melaporkan membantu 10 wisatawan asing, termasuk 4 warga Tiongkok, 2 warga Afrika Selatan, 1 warga Malaysia, 1 warga Australia, 1 warga Skotlandia, dan 1 warga Singapura. Sehingga total wisatawan yang dibantu selama enam hari terakhir berjumlah 1.812 orang.

Di Provinsi Satun, kondisi sudah kembali normal dan tidak ada wisatawan yang terlantar. Rute penyeberangan Pak Bara–Li Peh kini beroperasi seperti biasa, layanan masuk dan keluar berjalan lancar. Operator tur lokal terus membantu wisatawan yang menuju Bandara Hat Yai.

Di Yala, ketinggian air terus menurun. Perjalanan antara Yala dan Betong tetap memungkinkan, meskipun hati-hati disarankan di beberapa daerah curam. Sebagian besar tempat wisata kini dibuka, kecuali Wat Na Khom, yang sedang dalam tahap restorasi. Tidak ada wisatawan yang terdampar.

Di Pattani, beberapa wilayah masih mengalami hujan dan banjir, namun belum ada laporan dampak langsungnya terhadap wisatawan.

Surat Thani telah kembali ke kondisi normal, tanpa ada laporan adanya korban cedera atau korban jiwa. Layanan feri ke pulau-pulau terdekat beroperasi seperti biasa, meski lautnya agak bergelombang.

Di Trang, situasinya membaik, dengan hanya banjir kecil yang masih terjadi di beberapa daerah. Belum ada laporan mengenai wisatawan yang terdampar atau korban jiwa.

Di Nakhon Si Thammarat, permukaan air menurun dan provinsi tersebut kembali normal. Tidak ada laporan mengenai korban jiwa atau dampak apa pun terkait wisata.

Atthakorn meyakinkan masyarakat bahwa Kementerian Pariwisata dan Olahraga terus memantau situasi 24/7, berkoordinasi erat dengan semua provinsi yang terkena dampak untuk memberikan bantuan tepat waktu kepada wisatawan dan penduduk. Dia mendesak para pelancong untuk terus mengikuti informasi terbaru dengan mengikuti pengumuman resmi pemerintah demi keselamatan mereka. TheNation

Share: