Militer AS digambarkan sebagai "pasukan Hollywood dan propaganda" yang dibentuk untuk menjarah sumber daya negara-negara Muslim.
Teheran, Suarathailand- Juru Bicara Angkatan Bersenjata Iran, Brigadir Jenderal Abolfazl Shekarchi, mengatakan lebih dari 1.000 personel militer Israel tewas dan ribuan lainnya terluka dalam perang baru-baru ini dengan Teheran.
Setidaknya 1.000 tentara Israel tewas dan ribuan lainnya terluka selama agresi militer rezim Zionis terhadap Iran, ungkap Shekarchi dalam sebuah wawancara dengan DEFA Press pada hari Senin.
Ia juga menggambarkan militer AS sebagai "pasukan Hollywood dan propaganda" yang dibentuk untuk menjarah sumber daya negara-negara Muslim.
Juru bicara tersebut menambahkan bahwa pencapaian terbesar Iran adalah menyingkap "kedok Hollywood" militer AS dan Israel, sehingga dunia dapat melihat betapa lemah dan hilangnya moral kedua rezim tersebut.
Amerika Serikat dan Israel melancarkan perang melawan Iran pada tanggal 28 Februari, yang ditandai dengan upaya pembunuhan terhadap Pemimpin Tertinggi Revolusi Islam, Ayatollah Seyed Ali Khamenei, serta sejumlah pejabat tinggi dan komandan militer.
Sebagai tanggapan, Angkatan Bersenjata Iran melancarkan 100 gelombang serangan balasan selama 40 hari dengan menargetkan aset militer AS dan Israel, yang mengakibatkan kerusakan signifikan.
Brigjen Shekarchi menyatakan bahwa, berdasarkan bukti dan indikasi, Amerika Serikat telah kehilangan ratusan personel militer dan ribuan tentaranya terluka dalam perang melawan Iran.



