UNIFIL Catat Israel Lakukan 69 Pelanggaran Wilayah Udara Lebanon

Misi penjaga perdamaian juga mencatat sekitar 569 proyektil diluncurkan dari posisi IDF di selatan Garis Biru dan di dalam area operasi UNIFIL.


Lebanon, Suarathailand- Juru Bicara PBB Stephane Dujarric pada Kamis (4/6) mengatakan pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL) pada 3 Juni mendeteksi hampir 70 pelanggaran wilayah udara Lebanon oleh Israel. Selain itu Israel juga melancarkan puluhan serangan udara di berbagai wilayah negara itu, kata 

"UNIFIL mendeteksi 69 pelanggaran wilayah udara Lebanon di kedua sisi. Pasukan penjaga perdamaian melaporkan sekitar 25 serangan udara oleh pesawat tempur IDF [Pasukan Pertahanan Israel], dan dua serangan roket oleh helikopter IDF," katanya.

Misi penjaga perdamaian selanjutnya mencatat sekitar 569 proyektil yang diluncurkan dari posisi IDF di selatan Garis Biru dan di dalam area operasi UNIFIL.

Misi tersebut juga mencatat 14 peluncuran proyektil dari arah utara ke selatan yang diduga berasal dari wilayah yang dikuasai kelompok Hizbullah di Lebanon, katanya.

Selain itu, dua posisi lainnya di sektor timur UNIFIL juga terkena pantulan amunisi.

"Di Lebanon... serangan terhadap layanan kesehatan terus berlanjut pada level yang mengkhawatirkan. Kemarin, serangan di Kegubernuran Selatan menghantam sebuah ambulans sehingga menewaskan dua paramedis serta melukai satu paramedis lainnya secara serius," katanya.


Share: