Uni Eropa Kecam Pembunuhan Personel UNIFIL di Lebanon Selatan

Uni Eropa juga menuntut pertanggungjawaban atas insiden tersebut.


Uni Eropa, Suarathailand- Kantor Berita Sputnik melaporkan Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa (EU) Kaja Kallas mengutuk pembunuhan seorang personel Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL) awal pekan ini. 

Uni Eropa juga menuntut pertanggungjawaban atas insiden tersebut.

Uni Eropa mendesak semua pihak untuk sepenuhnya mematuhi ketentuan perjanjian antara Israel dan Hizbullah serta menolak "syarat tambahan apa pun" dari kelompok perlawanan Lebanon tersebut.

Kallas menegaskan rakyat Lebanon membayar harga kemanusiaan dan sosial-ekonomi yang "berat dan tidak dapat diterima" akibat eskalasi dan serangan udara yang terus berlanjut.

"Uni Eropa menuntut implementasi penuh Resolusi Dewan Keamanan PBB (UNSCR) 1701 yang menyerukan penghormatan terhadap kedaulatan dan integritas teritorial Lebanon oleh Israel, serta pelucutan senjata kelompok bersenjata non-negara, termasuk Hizbullah," katanya.

Kallas juga menegaskan kembali dukungan penuh EU terhadap UNIFIL dan mandatnya.

Share: