Uni Eropa Desak Israel Hentikan Serangan Militer di Lebanon

Anouar menuturkan bahwa rakyat Lebanon telah mengalami penderitaan yang sangat besar.


Eropa, Suarathailand- Xinhua melaporkan Jubir Urusan Luar Negeri Uni Eropa (UE) Anouar El Anouni mendesak Israel untuk menghentikan eskalasi militernya di Lebanon dan menghormati kedaulatan serta integritas wilayah Lebanon.

Anouar mengatakan dalam konferensi pers bahwa UE juga mendorong keterlibatan berkelanjutan dalam upaya-upaya diplomatik yang sedang berjalan, yang bertujuan untuk mengamankan jalur yang dinegosiasikan menuju stabilitas dan keamanan jangka panjang bagi Lebanon maupun Israel.

Anouar menuturkan bahwa rakyat Lebanon telah mengalami penderitaan yang sangat besar.

"Mereka tidak memilih perang ini, dan perang ini bukan perang mereka," katanya, seraya menambahkan bahwa rakyat Lebanon dan Israel memiliki hak untuk hidup dalam kedamaian, keamanan, dan martabat, bebas dari ancaman konflik yang berulang

Ketika ditanya mengenai mandat Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk misi Pasukan Sementara PBB di Lebanon (United Nations Interim Force in Lebanon/UNIFIL), yang akan berakhir pada akhir 2026, serta apakah UE sedang mempertimbangkan untuk memainkan peran yang lebih proaktif dalam pengaturan keamanan di Lebanon selatan, 

Anouar mengatakan UE saat ini sedang mengkaji misi baru UE untuk membantu memperkuat kontrol negara di Lebanon

Menurut Pusat Operasi Darurat Kesehatan Masyarakat (Public Health Emergency Operations Center) Lebanon, serangan Israel sejak 2 Maret lalu telah menewaskan lebih dari 3.400 orang dan melukai lebih dari 10.200 lainnya di Lebanon.

Share: