Eropa Janji Tambah 100 Juta Euro untuk Angkatan Bersenjata Lebanon

Uni Eropa mengumumkan ini ketika gencatan senjata yang rapuh antara Israel dan Lebanon menghadapi tekanan yang semakin besar.


Eropa, Suarathailand- Melalui platform media sosial X, Kepala Kebijakan Luar Negeri UE Kaja Kallas pada Kamis (4/6), menyatakan Uni Eropa (UE) telah setuju untuk memberikan bantuan tambahan sebesar 100 juta euro (1 euro sama dengan Rp20.932) atau sekitar 116 juta dolar AS (1 dolar AS setara dengan Rp18.039) kepada Angkatan Bersenjata Lebanon.

Uni Eropa mengumumkan ini ketika gencatan senjata yang rapuh antara Israel dan Lebanon menghadapi tekanan yang semakin besar.

Kallas mengatakan gencatan senjata terbaru antara Israel dan Lebanon memberikan peluang untuk mencegah kembalinya permusuhan berskala penuh.

Namun, ia memperingatkan tewasnya seorang personel penjaga perdamaian Pasukan Sementara PBB di Lebanon (United Nations Interim Force in Lebanon/UNIFIL) serta bentrokan yang masih terus terjadi "menegaskan rapuhnya kesepakatan yang telah dicapai".

Israel dan Lebanon pada Rabu (3/6) di Washington sepakat menerapkan gencatan senjata, yang bergantung pada penghentian total serangan Hizbullah serta evakuasi seluruh anggota Hizbullah dari Sektor Litani Selatan.

Namun, pemimpin Hizbullah Naim Qassem pada Kamis menegaskan perlawanan terhadap Israel akan terus berlanjut dan permukiman-permukiman Israel akan tetap tidak aman selama pendudukan dan serangan terhadap wilayah Lebanon masih berlangsung.

Sementara itu, seorang personel penjaga perdamaian UNIFIL tewas dalam insiden semalam akibat serangan yang menurut Israel berasal dari mortir yang ditembakkan oleh Hizbullah.

Share: