Trump mengatakan usulan Iran untuk penyelesaian konflik dengan Amerika Serikat tidak dapat diterima.
Xinhua, Suarathailand- Setelah bertemu dengan Presiden China Xi Jinping di Beijing selama dua hari, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan akan mempertimbangkan sanksi terhadap perusahaan-perusahaan China yang membeli minyak dari Iran baru-baru ini.
"Kami berdiskusi soal itu dan saya akan memutuskan dalam beberapa hari mendatang. Kami sungguh-sungguh berbicara soal itu," kata Trump kepada wartawan.
Terkait poin-poin usulan Iran untuk pembicaraan lanjutan, Trump mengatakan usulan Iran untuk penyelesaian konflik dengan Amerika Serikat tidak dapat diterima.
"Saya telah melihatnya (usulan Iran) dan jika saya sudah tidak menyukai kalimat pertamanya, maka saya akan membuang usulan itu. (Kalimat pertama usulan Iran) Kalimat yang tidak bisa diterima," kata Trump.
Teheran tidak akan pernah mendapatkan senjata nuklir, tegasnya.
"Tidak. Dua puluh tahun itu cukup. Namun, tingkat jaminan dari mereka, itu harus benar-benar 20 tahun," kata Trump mengomentari keinginan Iran untuk moratorium pengayaan uranium selama 20 tahun.
Jika Iran tidak mentransfer cadangan uranium yang diperkaya ke Amerika Serikat, maka Amerika akan "mengambilnya" sendiri, ucap Trump.
Sementara itu, tahap gencatan senjata yang saat ini diberlakukan Amerika terhadap Iran, kata Trump, dilakukan atas permintaan negara-negara ketiga.
"Kami benar-benar melakukan gencatan senjata atas permintaan negara-negara lain. Saya sebenarnya tidak akan menyetujuinya, tetapi kami melakukannya sebagai bentuk bantuan kepada Pakistan, orang-orang yang hebat," ujar Trump.



