>Hanwha Ocean telah terpilih untuk paket pengadaan fregat Angkatan Laut Thailand senilai THB16,73 miliar (Rp8,95 triliun), dengan penjelasan rinci yang dijadwalkan pada 18 September setelah berakhirnya masa pengajuan banding.
>Hanwha Ocean Co., Ltd. telah terpilih untuk memasok satu unit fregat baru beserta peralatan dan dukungan terkait kepada Angkatan Laut Kerajaan Thailand dengan harga penawaran THB16,73 miliar (Rp8,95 triliun), menurut pengumuman seleksi Angkatan Laut.
>Angkatan Laut akan mengadakan penjelasan rinci mengenai seleksi tersebut pada 18 September 2026, setelah masa pengajuan banding yang ditetapkan secara hukum berakhir.
Bagkok, Suarathailand- Juru bicara Angkatan Laut, Laksamana Muda Parach Rattanachaiphan, mengatakan bahwa Perdana Menteri Anutin Charnvirakul telah menandatangani tanda terima atas ringkasan seleksi yang diajukan oleh Kementerian Pertahanan dan Angkatan Laut pada 4 September. Sekretaris Tetap Pertahanan kemudian menyetujui hasil seleksi tersebut pada 7 September.
Laksamana Korawit Chayarathi, Panglima Armada Kerajaan Thailand sekaligus ketua komite manajemen proyek pengadaan fregat, menandatangani pengumuman yang menetapkan Hanwha Ocean sebagai perusahaan terpilih.
Pengadaan ini mencakup satu unit fregat beserta sistem dan peralatannya, suku cadang, peralatan pendukung, dokumentasi, layanan dukungan, pengujian dan uji coba, bahan bakar, pelumas, pelatihan, pemeriksaan penerimaan, cakupan garansi, serta upacara terkait.
Penawaran Hanwha Ocean sebesar THB16,73 miliar ditetapkan dengan ketentuan bebas bea masuk, namun sudah mencakup Pajak Pertambahan Nilai (PPN), pajak lain yang berlaku, biaya transportasi, dan semua biaya lainnya.
Pengumuman tersebut menetapkan harga pasti dan tetap dengan skema *Delivered at Place* (DAP) berdasarkan Incoterms 2020.
Paket tersebut mencakup transportasi dan asuransi hingga pengiriman di Pangkalan Angkatan Laut Sattahip di Kecamatan Sattahip, Kabupaten Sattahip, Provinsi Chonburi, atau lokasi lain yang ditunjuk oleh Angkatan Laut.
Seleksi mempertimbangkan kemampuan dan manfaat nasional jangka panjang
Parach mengatakan bahwa Angkatan Laut menyadari adanya perhatian besar dari publik terhadap pengadaan ini karena melibatkan keamanan nasional, perlindungan kepentingan maritim Thailand, dan penggunaan dana publik. Oleh karena itu, Angkatan Laut sangat mengutamakan kepatuhan terhadap peraturan, efisiensi biaya (*value for money*), transparansi, dan pengawasan ketat di setiap tahapannya, ujarnya.
Proses seleksi mengutamakan kepentingan nasional secara keseluruhan dengan mempertimbangkan kemampuan operasional, kesesuaian untuk misi Angkatan Laut, serta efisiensi biaya sepanjang masa pakai kapal.
Penilaian tersebut juga memperhitungkan manfaat jangka panjang bagi Thailand, termasuk alih teknologi, pengembangan personel, perolehan pengetahuan teknis, dan dukungan terhadap industri pertahanan dalam negeri.
Parach menyatakan bahwa prinsip utama proyek ini bukan sekadar agar "Angkatan Laut mendapatkan kapal", melainkan agar "negara turut memperoleh manfaat darinya".
Investasi ini diharapkan dapat membantu mengembangkan keterampilan dan industri Thailand sekaligus memperkuat kemandirian nasional, ujarnya. Nilai manfaatnya harus melampaui saat kapal fregat diserahterimakan dan terus memberikan keuntungan bagi Thailand dalam jangka panjang.
Paparan 18 September menyusul batas waktu pengajuan banding
Meskipun hasil seleksi telah disetujui dan pengumuman telah menetapkan Hanwha Ocean sebagai pemenang, periode pengajuan banding berdasarkan hukum dan peraturan yang berlaku masih tetap terbuka.
Parach mengatakan bahwa proses banding bertujuan untuk melindungi hak-hak setiap peserta serta memastikan bahwa pengadaan dilakukan secara tepat dan adil.
Dalam paparan tanggal 18 September, Angkatan Laut akan secara resmi memaparkan hasil seleksi serta menjelaskan kriteria pemilihan, alasan pengambilan keputusan, dan elemen-elemen utama dari proposal yang terpilih.
Pihaknya juga akan menguraikan manfaat yang diharapkan baik bagi Angkatan Laut maupun Thailand, sehingga masyarakat mendapatkan informasi yang lengkap dan jelas.
"Fregat ini didanai oleh uang pembayar pajak. Oleh karena itu, tujuan kami bukan sekadar mendapatkan kapal terbaik bagi Angkatan Laut, melainkan memastikan bahwa investasi ini juga memberikan manfaat bagi negara," kata Parach.
"Angkatan Laut harus mendapatkan kapal, negara harus memperoleh peningkatan kemampuan, rakyat Thailand harus mendapatkan keahlian, dan industri Thailand harus memiliki peluang untuk turut berkembang bersamanya."



