Pemerintah Thailand akan terus memerangi judi daring dan situs web ilegal lainnya melalui kerja sama lintas sektor, khususnya dengan masyarakat, yang laporan serta informasinya memegang peranan krusial.
Bangkok, Suarathailand- Thailand memblokir akses ke 945.075 alamat web yang terkait dengan judi daring selama tahun fiskal 2026, yang berlangsung dari Oktober 2025 hingga September 2026.
Tindakan tegas ini dipimpin oleh Kementerian Ekonomi dan Masyarakat Digital, yang menggunakan kecerdasan buatan (AI) serta informasi dari Kepolisian Kerajaan Thailand untuk mengidentifikasi situs-situs ilegal tersebut.
Sebagian besar pemblokiran—lebih dari 835.000—dilakukan melalui perintah pengadilan, sementara 109.868 URL lainnya diblokir melalui kerja sama dengan platform digital.
Para pejabat menekankan bahwa kerja sama masyarakat, melalui pelaporan situs web yang mencurigakan dan pemberian informasi, sangat penting bagi upaya yang sedang berlangsung ini.
Thailand memblokir akses ke 945.075 alamat web yang terkait dengan judi daring pada tahun fiskal 2026; tindakan ini didukung oleh perintah pengadilan, kerja sama kepolisian, dan kecerdasan buatan (AI).
Wakil juru bicara pemerintah, Ploythalay Laksameesaengchan, mengumumkan angka-angka tersebut pada hari Minggu (11 Oktober), seraya memaparkan upaya Kementerian Ekonomi dan Masyarakat Digital untuk membatasi penyebaran konten daring ilegal, khususnya situs web perjudian.
Kementerian tersebut telah menggunakan informasi dari Kepolisian Kerajaan Thailand serta perangkat AI untuk mengidentifikasi situs web perjudian.
Pihak kementerian juga mendorong masyarakat untuk melaporkan situs yang mencurigakan dan memberikan informasi guna mendukung upaya penegakan aturan.
Perintah pengadilan menargetkan lebih dari 835.000 tautan perjudian
Selama tahun fiskal 2026, yang berlangsung dari Oktober 2025 hingga September 2026, pengadilan mengeluarkan perintah untuk memblokir 835.207 alamat web yang terkait dengan judi daring.
Dari jumlah tersebut, 749.546 alamat diidentifikasi melalui langkah-langkah proaktif kementerian, sementara 85.661 lainnya diidentifikasi menggunakan informasi yang diberikan oleh Kepolisian Kerajaan Thailand.
Kementerian tersebut juga bekerja sama dengan berbagai platform digital untuk memblokir 109.868 URL tambahan, sehingga total tautan judi daring yang diblokir mencapai 945.075.
Secara terpisah, data dari Pusat Anti-Penipuan Siber (ACSC) Kepolisian Kerajaan Thailand menunjukkan bahwa sebanyak 5.279 aduan penipuan daring diajukan melalui sistem ThaiPoliceOnline antara tanggal 27 September hingga 3 Oktober, dengan total kerugian finansial yang dilaporkan mencapai 252 juta baht.
Angka ini mencerminkan penurunan sebanyak 52 aduan dan pengurangan kerugian finansial lebih dari 1 juta baht dibandingkan periode 20–26 September.
Kerja sama masyarakat menjadi kunci dalam penindakan judi daring
Ploythalay menegaskan bahwa kerja sama antara instansi pemerintah, platform digital, dan masyarakat sangat penting untuk mengatasi judi daring serta situs web ilegal lainnya.
"Pemerintah akan terus memerangi judi daring dan situs web ilegal lainnya melalui kerja sama lintas sektor, khususnya dengan masyarakat, yang laporan serta informasinya memegang peranan krusial," ujarnya.
"Pihak berwenang akan memanfaatkan informasi tersebut untuk mengembangkan sistem pemantauan serta berkoordinasi dengan platform digital dan instansi terkait guna mencegah dan menindak judi daring secara lebih cepat dan efektif."




