Phuket Diserang Ubur-Ubur, Wisatawan Diperingatkan Jangan Menyentuh

Para pejabat telah memperingatkan wisatawan untuk tidak menyentuh ubur-ubur bulan yang ditemukan di Siam Bay, Racha Yai, karena sengatannya tidak fatal tetapi masih dapat menyebabkan ruam dan iritasi.


Phuket, Suarathailand- Pihak berwenang telah memperingatkan pengunjung pantai dan wisatawan untuk menghindari menyentuh ubur-ubur bulan setelah sekitar 20 hingga 30 ekor ditemukan mengambang di dekat permukaan dan terdampar di sepanjang pantai di Siam Bay, Racha Yai, Phuket. 

Peringatan tersebut dikeluarkan setelah Pusat Penelitian Sumber Daya Kelautan dan Pesisir Andaman Atas diberitahu oleh para pejabat dari unit pengelolaan kawasan lindung Kepulauan Racha.

Ubur-ubur tersebut diidentifikasi sebagai ubur-ubur bulan, atau Aurelia sp., spesies umum yang racunnya dianggap ringan dan tidak mengancam jiwa. Namun, para pejabat menekankan bahwa kontak masih dapat memicu ruam merah dan iritasi kulit, terutama pada orang yang lebih sensitif terhadap sengatan.


-Sekitar 20-30 ubur-ubur ditemukan di Teluk Siam

Penemuan ini dilaporkan dari Teluk Siam di Racha Yai, di mana ubur-ubur terlihat mengapung di permukaan air dan terdampar di sepanjang garis pantai. Petugas mendesak pengunjung untuk tidak panik, tetapi mengatakan kontak langsung harus dihindari demi alasan keselamatan.


-Sengatan ubur-ubur bulan tidak mengancam jiwa

Meskipun ubur-ubur bulan tidak dianggap mematikan, Departemen Sumber Daya Kelautan dan Pesisir memperingatkan bahwa sengatannya tidak boleh dianggap remeh. Paparan masih dapat menyebabkan gatal, iritasi, dan gejala abnormal lainnya, terutama pada mereka yang sensitif terhadap racun ubur-ubur.

Siapa pun yang mengalami gejala yang tidak biasa setelah kontak disarankan untuk segera mencari pertolongan pertama dan perawatan medis tanpa penundaan.

Petugas mengeluarkan saran pertolongan pertama untuk pengunjung pantai.

Pihak berwenang juga menetapkan panduan pertolongan pertama bagi siapa pun yang secara tidak sengaja terpapar racun ubur-ubur:

-Segera keluar dari air jika terjadi reaksi alergi parah yang meningkatkan risiko tenggelam.

-Tuangkan cuka ke area yang terkena. Jika cuka tidak tersedia, bilas dengan air laut. Jangan gunakan air tawar atau cairan lainnya.

-Jangan menggosok atau menyentuh luka dengan tangan kosong, karena sel-sel penyengat mungkin masih tertinggal di kulit.

-Jika gejalanya ringan atau tidak ada, pantau setidaknya selama satu jam, karena reaksi alergi yang tertunda mungkin masih terjadi.

-Jika gejala parah muncul, seperti mengi atau kesulitan bernapas, hubungi ambulans di 1669 dan segera pergi ke rumah sakit.

-Jika korban kehilangan kesadaran atau mengalami serangan jantung, segera lakukan CPR, termasuk kompresi dada dan pernapasan buatan.

Para pejabat mengatakan peringatan itu dimaksudkan untuk melindungi penduduk setempat dan pengunjung yang menuju ke laut selama periode liburan, dengan wisatawan secara khusus diimbau untuk tidak menyentuh ubur-ubur dalam keadaan apa pun.

Share: