Ayatollah Seyed Mojtaba Khamenei menempatkan pengelolaan Selat Hormuz sebagai prioritas untuk menjaga keamanan dan stabilitas Iran maupun kawasan.
Teheran, Suarathailand- Pemimpin Tertinggi Revolusi Islam, Ayatollah Seyed Mojtaba Khamenei, menyatakan bahwa syarat-syarat Iran harus dipenuhi oleh Amerika Serikat, dengan menekankan pada kendali atas Selat Hormuz dan hubungan yang lebih erat dengan negara-negara tetangga.
Dalam pertemuan dengan Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi (SNSC) Mohsen Rezaei, Ayatollah Khamenei menegaskan kembali bahwa pengakhiran perang yang dipaksakan oleh Washington terhadap Iran bergantung pada dipenuhinya syarat-syarat Teheran.
Ia mengaitkan penyelesaian kebuntuan saat ini—yang berada dalam kondisi "bukan perang, bukan pula damai"—dengan keamanan nasional, kendali atas Selat Hormuz, serta hubungan yang lebih dekat dengan negara-negara tetangga.
Ia menyerukan perlindungan terhadap kepentingan Iran dan Poros Perlawanan (Resistance Front) melalui penerapan syarat-syarat yang telah ditetapkan oleh para pejabat Iran.
Sang Pemimpin menempatkan pengelolaan Selat Hormuz sebagai prioritas untuk menjaga keamanan dan stabilitas Iran maupun kawasan.
Iran telah menyampaikan syarat-syaratnya kepada AS melalui pihak penengah guna menyelesaikan berbagai masalah terkait Selat Hormuz.
Teheran menutup jalur perairan strategis tersebut menyusul dimulainya agresi Amerika-Israel terhadap Iran pada akhir Februari. Iran dan AS sempat menyepakati pembukaan kembali jalur tersebut selama 60 hari sebagai bagian dari Nota Kesepahaman yang dimediasi oleh Pakistan pada bulan Juni, namun pelanggaran yang dilakukan pihak Amerika memaksa Teheran untuk menutupnya kembali.
Sebelumnya, Teheran telah menyebutkan beberapa syarat untuk membuka kembali jalur vital tersebut, antara lain penghentian serangan di semua lini, penghapusan blokade laut ilegal yang diberlakukan AS terhadap Iran, pencabutan sanksi-sanksi ilegal, serta pembukaan akses terhadap aset-aset Iran yang dibekukan.
Ayatollah Khamenei menyatakan bahwa frustrasi yang dialami pihak musuh mencerminkan ketangguhan nasional Iran. Ia juga menekankan pentingnya komunikasi publik yang aktif dan tepat waktu untuk menjaga partisipasi masyarakat dalam upaya pertahanan negara.
#Iran



