Panglima AU IRGC Sebut Perlawanan Iran atas AS dan Israel Akan Berlanjut

Pasukan divisi kedirgantaraan IRGC Iran akan terus bertindak atas nama rakyat Iran melawan musuh-musuh negara.


Teheran, Suarathailand- Farsnews melaporkan Panglima Angkatan Udara Garda Revolusi Islam (IRGC), Brigadir Jenderal Majid Mousavi, memperingatkan Washington dan rezim Zionis bahwa pukulan keras yang dilancarkan terhadap musuh tidak akan berakhir, menekankan kelanjutan jalan perlawanan dan pembalasan Teheran.

"Pukulan keras dan tak terduga yang diterima musuh tidak akan pernah berakhir, karena jalan perjuangan antara kebenaran dan kebohongan belum berakhir dan tidak akan berakhir," kata Mousavi dalam sebuah pesan yang dikeluarkan pada hari Jumat pada kesempatan dimulainya upacara pemakaman Pemimpin Tertinggi Ayatollah Seyed Ali Khamenei yang gugur.

Ia menambahkan bahwa pasukan divisi kedirgantaraan IRGC akan terus bertindak atas nama rakyat Iran melawan musuh-musuh negara.

"Saya umumkan kepada bangsa Iran yang mulia bahwa prajurit Anda yang setia di Angkatan Udara telah dan akan terus menghujani musuh dengan amarah Anda," tegas komandan berpangkat tinggi itu.

Ia menegaskan kembali bahwa pasukan di bawah komandonya tidak akan beristirahat sejenak pun sampai tujuan mulia yang telah digariskan oleh almarhum Pemimpin untuk negara selama kepemimpinannya yang mulia terwujud.

"Sekarang kita mengucapkan selamat tinggal kepada Pemimpin kita yang gugur dengan hati yang berduka, kita berjanji di hadapan Tuhan bahwa kita tidak akan berhenti, bahkan untuk sesaat pun, sampai tujuan mulia yang telah ia tetapkan untuk komunitas Islam terwujud," kata Mousavi.

Pernyataan tersebut disampaikan ketika para pejabat senior Iran dan pejabat tinggi Delegasi asing dari seluruh dunia berkumpul di Grand Mosalla Teheran pada hari Jumat untuk memberikan penghormatan kepada Pemimpin Tertinggi yang gugur, setelah perang 40 hari yang dimulai dengan serangan AS-Israel terhadap Iran dan berakhir dengan gencatan senjata dan nota kesepahaman setelah pembalasan militer yang kuat dari Teheran.

Komandan IRGC menekankan bahwa jalan Iran akan tetap teguh di bawah pedoman Pemimpin Tertinggi Revolusi Islam Ayatollah Seyed Mojtaba Khamenei.

"Setiap anggota bangsa [Iran] yang gugur oleh musuh merupakan kasus tersendiri untuk pembalasan," tegasnya.

Share: