Para pejabat Pentagon merasa tidak puas karena angka yang akurat itu tidak tercermin dalam dokumen resmi Departemen Perang AS.
AS, Suarathailand- The Washington Post melaporkan jumlah personel militer AS yang tewas dalam perang melawan Iran lebih tinggi daripada angka resmi, yakni mencapai setidaknya 22 orang—bukan 18 orang—seperti dilaporkan.
Mengutip sumber-sumber terrtentu, para pejabat Pentagon merasa tidak puas karena angka yang akurat itu tidak tercermin dalam dokumen resmi Departemen Perang AS.
AS dan Israel melancarkan perang melawan Iran pada tanggal 28 Februari, yang diawali dengan pembunuhan Pemimpin Tertinggi Revolusi Islam, Ayatollah Seyed Ali Khamenei, serta sejumlah pejabat tinggi dan komandan militer. Sejauh ini, ribuan warga sipil telah gugur sebagai syuhada dalam perang tersebut.
Sebagai tanggapan, Angkatan Bersenjata Iran melancarkan 100 gelombang serangan balasan selama 40 hari yang menyasar aset-aset militer AS dan Israel, sehingga menimbulkan kerusakan yang signifikan.



