Kuba Pastikan akan Hadapi Ancaman Agresi Militer AS

Kemlu Kuba menuduh AS menciptakan dalih baru untuk meningkatkan tekanan terhadap Kuba dan berpotensi membenarkan tindakan militer terhadap negara itu.


Kuba, Suarathailand- Sputnik melaporkan Pemerintah Kuba mengatakan ancaman agresi Amerika Serikat terhadap negaranya semakin meningkat di tengah tekanan ekonomi dan pengetatan sanksi.

"Agresi militer terhadap Kuba meningkat setiap hari," kata Wakil Menteri Luar Negeri Kuba Josefina Vidal Ferreiro dalam sidang parlemen.

AS disebut telah meningkatkan tekanan ekonomi terhadap Kuba dalam beberapa bulan terakhir melalui langkah-langkah pembatasan untuk melumpuhkan perekonomian negara tersebut dan memicu krisis kemanusiaan.

"Perang ekonomi yang diberlakukan lebih dari enam dekade lalu telah diperketat dengan cara yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam beberapa bulan terakhir," katanya.

Ferreiro juga menuduh AS menciptakan dalih baru untuk meningkatkan tekanan terhadap Kuba dan berpotensi membenarkan tindakan militer terhadap negara itu.

Ia menambahkan bahwa Kuba telah mengkritik tuduhan terhadap pemimpin revolusioner Raul Castro dan menyebutnya sebagai insinuasi kasar dan tidak berdasar.

Menurut dia, Kuba tidak menimbulkan ancaman dan tidak melakukan aktivitas bermusuhan terhadap AS.

"Kuba tidak menginginkan konflik. Kami selalu menjadi negara yang menjunjung perdamaian, solidaritas, dan hubungan saling menghormati dengan negara lain," katanya.

Ferreiro menegaskan Kuba akan mempertahankan kedaulatan dan kemerdekaannya jika menghadapi agresi.


Share: