Massa membanjiri Teheran dan kota-kota lain pada hari Rabu untuk merayakan berdirinya Republik Islam dan menunjukkan solidaritas pada pemerintah.


Teheran, Suarathailand- Rakyat Iran memperingati 47 tahun revolusi Islam dengan aksi massa di seluruh negeri.
Massa membanjiri Teheran dan kota-kota lain pada hari Rabu untuk merayakan berdirinya Republik Islam dan menunjukkan solidaritas pada pemerintah selama salah satu periode paling penuh gejolak dalam sejarah Iran baru-baru ini.
Rakyat Iran memadati jalan-jalan sambil membawa potret Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei dan Ayatollah Ruhollah Khomeini, pendiri Republik Islam, serta bendera Iran dan Palestina. Banyak orang yang hadir meneriakkan, “Matilah Amerika!” dan “Matilah Israel!”
Peringatan tersebut secara mencolok menampilkan gambaran anti-Amerika dan anti-Israel, termasuk pembakaran dan penginjakan bendera kedua negara.
Media Iran memamerkan peti mati tiruan yang dibalut bendera AS yang memuat nama dan foto komandan militer Amerika, serta memamerkan rudal Iran dan pecahan drone Israel yang jatuh dari konflik 12 hari pada bulan Juni.




