Menhan RI menyampaikan niat Indonesia untuk memajukan kerja sama peralatan dan teknologi pertahanan, termasuk potensi transfer kapal perusak serbaguna Angkatan Laut Bela Diri Jepang.
Tokyo, Suarathailand- Kyodo News melaporkan Jepang dan Indonesia sepakat untuk memulai pembicaraan tentang potensi ekspor kapal penghancur (destroyer) kelas Asagiri ke Jakarta.
Kantor berita Antara menyebut Menteri Pertahanan Jepang Shinjiro Koizumi dan Menhan Indonesia Sjafrie Sjamsoeddin mencapai kesepakatan tersebut selama pembicaraan di Tokyo, Jumat, demikian keterangan Kementerian Pertahanan Jepang.
Jepang telah berupaya memperdalam kerja sama peralatan pertahanan, termasuk dengan mitra keamanan seperti Filipina dan Selandia Baru, sejak melonggarkan pembatasan ekspor senjata mematikan pada April.
Selama pertemuan tersebut, Sjafrie menyampaikan niat Indonesia untuk memajukan kerja sama peralatan dan teknologi pertahanan, termasuk potensi transfer kapal perusak serbaguna Angkatan Laut Bela Diri Jepang.
Kedua menteri kemudian sepakat untuk membahas kerja sama ini melalui kerangka kerja tingkat kerja yang dibentuk bulan lalu.
Asagiri adalah kapal destroyer milik Pasukan Bela Diri Maritim Jepang yang kini difungsikan sebagai kapal latih.
Kapal berbobot 3.500 ton yang memiliki panjang 137 meter ini pernah berkunjung ke Indonesia pada awal 2023 dalam misi diplomatik.



