Pentagon mengungkapkan serangan Iran selama konflik telah merusak atau menghancurkan ratusan bangunan dan struktur di pangkalan militer AS.
Teheran, Suarathailand- Ketua Parlemen Iran, Mohammad Baqer Qalibaf, menegaskan bahwa era jet tempur F-35 dan F-15 milik Amerika Serikat "diburu" telah dimulai.
"Era di mana F-35 dan F-15 Anda diburu dan Anda harus melaporkan kerusakan pada pesawat-pesawat tersebut telah dimulai," ujar Qalibaf dalam sebuah unggahan di platform X pada hari Jumat.
Pernyataan tersebut disampaikan setelah Jenderal Dan Caine, Ketua Kepala Staf Gabungan AS, mengakui bahwa formasi militer AS menghadapi lingkungan medan perang yang baru.
Sebuah penilaian oleh inspektur jenderal Pentagon mengungkapkan bahwa serangan Iran selama konflik telah merusak atau menghancurkan ratusan bangunan dan struktur di pangkalan militer AS di seluruh Asia Barat serta menyebabkan kekurangan amunisi vital.
Laporan itu juga mengungkap bahwa militer AS telah mengubah cara prajuritnya beroperasi di kawasan tersebut sebagai respons terhadap serangan-serangan itu.
"Apa yang dulunya hanya sebatas mimpi buruk kini menjadi kenyataan sehari-hari. Terimalah kenyataan itu," tambahnya.



