Iran Bajak Drone Mata-mata MQM-170 AS di Hormuz,  Daratkan dengan Utuh

Angkatan Laut IRGC berhasil mendaratkan drone pengintai canggih itu dalam kondisi utuh.


Teheran, Suarathailand- Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengumumkan telah mendeteksi drone pengintai MQM-170 di bagian barat selat tersebut, mengambil alih kendali sistem pemandu drone itu, dan mendaratkannya dengan aman.

Dalam sebuah pernyataan pada hari Kamis, kantor hubungan masyarakat Angkatan Laut IRGC menyatakan bahwa unit perang elektronika mereka telah berhasil melaksanakan operasi perang elektronika ofensif, dengan mengidentifikasi drone tersebut sebelum mengambil alih sistem pemandu dan kendalinya.

Angkatan Laut IRGC berhasil mendaratkan drone itu dalam kondisi utuh, tambah pernyataan tersebut.

Pernyataan itu menyebutkan bahwa misi drone tersebut adalah untuk mengidentifikasi sistem pertahanan udara Iran di sepanjang garis pantai Teluk Persia dan Selat Hormuz.

Penangkapan drone terbaru ini terjadi di tengah eskalasi tajam antara Iran dan Amerika Serikat terkait Selat Hormuz, salah satu jalur maritim paling strategis dan krusial di dunia.

Selat Hormuz tetap berada di bawah kendali Iran di tengah kebuntuan yang terjadi. Pihak berwenang Iran menegaskan bahwa langkah ke depan harus dimulai dengan penghentian tindakan intervensionis oleh AS serta pemenuhan kewajiban-kewajiban AS, alih-alih mengejar formula baru atau revisi yang mengabaikan tuntutan Teheran.

Selama satu dekade terakhir, Iran telah berhasil menjatuhkan atau menangkap sejumlah aset bernilai tinggi milik AS, termasuk drone siluman RQ-170 Sentinel, drone MQ-9 Reaper, serta berbagai wahana bawah air (underwater gliders) dan kapal permukaan di Teluk Persia.

Menurut Angkatan Laut IRGC, data yang diperoleh dari pesawat tersebut menunjukkan bahwa drone itu lepas landas dari pesisir salah satu negara yang terletak di sepanjang pantai selatan Teluk Persia.

Share: