WHO menyatakan lima dari delapan kasus dugaan infeksi virus di kapal MV Hondius telah dipastikan sebagai virus Andes, satu-satunya jenis hantavirus yang dapat menular antar-manusia.
London, Suarathailand- Media Inggris melaporkan Badan Keamanan Kesehatan Inggris (UKHSA), Jumat, menyatakan infeksi hantavirus telah dikonfirmasi menjangkit dua warga negara Inggris dari kapal pesiar MV Hondius, dengan kasus ketiga diduga juga menyerang warga Inggris di Pulau Tristan da Cunha, Samudra Atlantik.
"Terkonfirmasi, dua warga negara Inggris terinfeksi hantavirus, dengan satu kasus tambahan yang diduga pada warga negara Inggris di Tristan da Cunha," kata UKHSA.
Pihak otoritas Inggris kini sedang mempersiapkan kedatangan MV Hondius di Tenerife, pulau terbesar di Kepulauan Canary, Spanyol, di mana dijadwalkan tiba pada Minggu (10/5). Staf Pemerintah Inggris akan berada di Tenerife untuk mengawal karantina mereka saat turun dari kapal.
"Tidak ada warga negara Inggris di kapal yang saat ini sedang mengalami gejala, tetapi mereka tetap dipantau secara ketat," kata UKHSA.
Pasien terjangkit hantavirus akan diterbangkan kembali ke Inggris dengan langkah-langkah pengendalian infeksi secara ketat. Mereka akan diminta untuk melakukan isolasi secara mandiri selama 45 hari setelah tiba.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Kamis, menyatakan lima dari delapan kasus dugaan infeksi virus di kapal MV Hondius telah dipastikan sebagai virus Andes, satu-satunya jenis hantavirus yang dapat menular antar-manusia.
WHO menyebut tiga orang telah meninggal dunia akibat terjangkit wabah tersebut. Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan risiko kesehatan masyarakat dari wabah itu masih rendah



