Indonesia dan Negara Islam Kecam Pelanggaran Pemukim Israel di Al-Aqsa

Sebelumnya pada Selasa (21/4), puluhan pemukim Israel menerobos masuk kompleks Masjid Al-Aqsa dengan dikawal ketat pasukan pendudukan Zionis.


Jakarta, Suarathailand- Sejumlah negara Arab dan Islam, termasuk Indonesia, mengutuk berulangnya pelecehan terhadap situs suci umat Islam dan Kristen di Yerusalem, khususnya oleh para pemukim dan menteri ekstremis yang terus melanggar masuk ke Masjid Al-Aqsa.

Saudi Press Agency melaporkan kecaman tersebut dituangkan dalam pernyataan bersama menteri luar negeri Republik Indonesia, Arab Saudi, Yordania, Uni Emirat Arab, Qatar, Pakistan, Mesir, dan Turki.

“Aksi provokatif di Masjid Al-Aqsa tersebut merupakan pelanggaran besar terhadap hukum internasional dan hukum humaniter internasional, serta merupakan provokasi terhadap umat Muslim sedunia dan pelecehan terhadap kekudusan kota suci,” kata pernyataan bersama itu.

Para menlu menegaskan penolakan terhadap upaya apapun untuk menggoyahkan status quo situs suci umat Islam dan Kristen di Yerusalem, sembari mengakui peran monarki Yordania sebagai penjaga bagi situs suci tersebut.

Seluruh kawasan Masjid Al-Aqsa adalah tempat ibadah khusus umat Islam, dan lembaga Wakaf Islam di bawah tanggung jawab Yordania memiliki hak eksklusif untuk mengelola tempat tersebut, termasuk mengatur siapapun yang boleh dan tidak masuk ke sana.

Para menlu mengecam langkah Israel menggerogoti wilayah Palestina dengan mengizinkan permukiman ilegal baru serta mengutuk terus berlanjutnya kekerasan pemukim ilegal Israel terhadap warga Palestina di Tepi Barat.

Mereka menyebut tindakan Israel tersebut sebagai pelanggaran nyata terhadap hak hidup negara Palestina dan upaya mewujudkan solusi dua negara.

“Para menteri menyerukan kembali kepada komunitas internasional untuk melaksanakan tanggung jawabnya dan mengambil langkah yang jelas dan tegas demi menghentikan pelanggaran-pelanggaran tersebut,” menurut pernyataan bersama itu.

Para menlu menyerukan komunitas internasional mengintensifkan upaya bersama demi mewujudkan perdamaian yang komprehensif berdasarkan kerangka solusi dua negara.

Mereka turut menegaskan komitmen dukungan terhadap hak rakyat Palestina menentukan nasibnya sendiri serta mewujudkan negara Palestina yang merdeka dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya.

Sebelumnya pada Selasa (21/4), puluhan pemukim Israel kembali menerobos masuk kompleks Masjid Al-Aqsa dengan dikawal ketat pasukan pendudukan Zionis, menurut laporan kantor berita Palestina, WAFA.

Setelah berada di Masjid Al-Aqsa, mereka dilaporkan mengibarkan bendera Israel serta melakukan ritual doa Talmud di dalamnya. Kegiatan tersebut dianggap provokatif karena dilakukan di dalam kawasan umat Islam

Share: