Jumlah korban tewas akibat banjir dan tanah longsor meningkat dari 174 orang sehari sebelumnya, demikian pernyataan BNPB dalam sebuah pernyataan pada hari Minggu. Sebanyak 279 orang masih hilang.
Jakarta, Suarathailand- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah meningkatkan jumlah korban tewas akibat hujan lebat yang melanda sebagian wilayah nusantara menjadi 303 orang, semuanya di provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Jumlah korban tewas akibat banjir dan tanah longsor meningkat dari 174 orang sehari sebelumnya, demikian pernyataan BNPB dalam sebuah pernyataan pada hari Minggu. Sebanyak 279 orang masih hilang.
Sumatera Utara telah mencatat 166 korban tewas dan 103 orang hilang, dengan jalan dan jembatan utama terputus di Kabupaten Tapanuli dan Kota Sibolga, sehingga memaksa pihak berwenang untuk mengandalkan helikopter dan pesawat ringan untuk mengirimkan bantuan, menurut pernyataan tersebut.
Aceh mencatat 47 korban tewas dan 51 orang hilang, sementara Sumatera Barat melaporkan 90 korban tewas dan 85 orang hilang, kata BNPB.
Lebih dari 126.000 orang telah mengungsi di ketiga provinsi tersebut, di mana akses ke beberapa kabupaten masih terputus. Militer telah mengerahkan pesawat tambahan dan alat berat untuk membuka kembali rute dan mempercepat logistik.
Sebagian besar wilayah Asia Tenggara telah terdampak hujan lebat dan banjir selama seminggu terakhir, termasuk Thailand, Malaysia, Filipina, dan Vietnam. Pemerintah Thailand mengatakan pada hari Jumat bahwa 145 orang tewas di provinsi-provinsi selatan negara itu, lebih dari dua kali lipat perkiraan awal.



