India Sebut Pembahasan Kerjasama Rudal BrahMos dengan Indonesia Masih Berlanjut

Rudal Jelajah BrahMos disebut merupakan sistem yang sangat terjangkau sekaligus andal, sehingga cocok untuk diakuisisi oleh negara-negara seperti Indonesia.


Jakarta, Suarathailand- Kantor Berita Antara melaporkan Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty menyebut pembahasan kerja sama rudal jelajah supersonik BrahMos produksi India dengan Republik Indonesia masih berlangsung hingga saat ini.

"Kerja sama pertahanan masih menjadi bagian dari pembahasan yang sedang berlangsung. Seperti yang mungkin telah Anda baca di media, Indonesia telah menyatakan ketertarikannya terhadap sistem rudal BrahMos," kata Sandeep di Kedutaan Besar India di Jakarta, Jumat.

Sandeep menilai BrahMos merupakan sistem yang sangat terjangkau sekaligus andal, sehingga cocok untuk diakuisisi oleh negara-negara seperti Indonesia. Selain dengan Indonesia, lanjutnya, India telah menyelesaikan kesepakatan rudal BrahMos dengan Filipina.

"Sementara itu, pembahasan dengan Indonesia telah mencapai tahap yang sangat maju. Kami berharap dapat segera merampungkan sejumlah kesepakatan terkait BrahMos," ucapnya.

Menurutnya, kerja sama pertahanan tidak hanya berkaitan dengan pembelian alat utama sistem persenjataan, tetapi juga penguatan industri pertahanan dan kemandirian nasional.

India, yang kini telah berkembang menjadi eksportir peralatan pertahanan, ingin berbagi pengalaman tersebut dengan Indonesia yang juga berupaya memperkuat industri pertahanannya, kata dia, 

Selain pertahanan, kedua negara juga akan membahas ketahanan pangan, ketahanan energi, hilirisasi industri, serta pengembangan mineral kritis.

"Kami melihat peluang investasi di Indonesia dan memproduksi di Indonesia untuk dunia," tambah Dubes Chakravorty.

Share: