Harga gas Eropa meningkat di tengah tingkat cadangan penyimpanan yang berada pada rekor terendah menjelang musim dingin serta konflik yang sedang berlangsung di Timur Tengah.
Eropa, Suarathailand- ICE London mencatat harga gas di Eropa melampaui US$1.000 per 1.000 meter kubik dalam perdagangan hari Senin untuk pertama kalinya sejak Desember 2022.
Harga kontrak berjangka (futures) untuk bulan Oktober di pusat perdagangan TTF Belanda naik menjadi sekitar US$1.004 per 1.000 meter kubik, atau 84,07 euro per MWh, demikian dilaporkan TASS.
Sementara itu, harga gas pasar spot di pusat-pusat perdagangan utama Eropa telah melampaui US$1.000 per 1.000 meter kubik pada pekan lalu. Secara khusus, harga untuk pengiriman hari berikutnya (*day-ahead*) di pusat perdagangan TTF mencapai US$1.005, atau 83,685 euro per MWh.
Gazprom mencatat bahwa musim pemanas yang kian dekat dengan cepat mengurangi kesempatan untuk mengisi kembali cadangan gas di fasilitas penyimpanan bawah tanah Eropa, sementara harga gas telah mencapai tingkat yang sama dengan masa krisis energi pada akhir tahun 2022.
Harga gas Eropa meningkat di tengah tingkat cadangan penyimpanan yang berada pada rekor terendah menjelang musim dingin serta konflik yang sedang berlangsung di Timur Tengah.
Presiden Rusia Vladimir Putin sebelumnya menyatakan bahwa harga gas di Eropa bisa melonjak hingga US$1.500 per 1.000 meter kubik.



