Anggota DPR AS Usulkan Sanksi pada Pemukim Israel Ekstrem

"Di bawah pemerintahan Netanyahu, para pemukim melakukan perampasan tanah secara paksa yang menggusur warga Palestina dari tanah mereka," kata Castro dalam sebuah pernyataan.


AS, Suarathailand- Anadolu melaporkan enam anggota DPR Amerika Serikat dari Partai Demokrat dijadwalkan mengajukan rancangan undang-undang (RUU) menjatuhkan sanksi terhadap individu dan entitas yang terlibat pembangunan atau perluasan permukiman Israel di Tepi Barat dan Gaza.

Mereka adalah Joaquin Castro, Madeleine Dean, Don Beyer, Greg Casar, Sara Jacobs, dan Veronica Escobar menjadi pengusul Stop the Settlements Act.

RUU itu bertujuan menghentikan pembangunan permukiman baru serta perluasan permukiman dan pos-pos terdepan Israel yang sudah ada melalui sanksi yang ditargetkan.

RUU itu juga mengusulkan larangan impor barang yang diproduksi di permukiman dan pos-pos terdepan tersebut.

Para pendukung RUU mengatakan langkah tersebut dimaksudkan untuk mencegah penggusuran lebih lanjut terhadap warga Palestina serta mempertahankan jalan menuju penyelesaian politik yang memungkinkan warga Israel dan Palestina menentukan nasib sendiri.

Castro, salah satu pengusul RUU, mengkritik pemerintah Israel dan aktivitas permukiman di Tepi Barat.

"Di bawah pemerintahan Netanyahu, para pemukim melakukan perampasan tanah secara paksa yang menggusur warga Palestina dari tanah mereka," kata Castro dalam sebuah pernyataan.

Castro menyebut perluasan permukiman Israel yang terus berlangsung sebagai hambatan besar bagi perdamaian dan menyerukan Kongres menggunakan sanksi sebagai instrumen untuk menangani pembangunan permukiman.

"Demokrat harus menghadapi ini dengan segera—bertindak sekarang atau menyaksikan peluang penentuan nasib sendiri bagi Palestina hilang selamanya," kata Castro.


Share: