Komando Pasukan Khusus Jerman memiliki sekitar 1.500 personel. Namun, hanya sepertiga dari jumlah tersebut yang merupakan prajurit pasukan khusus.
Berlin, Suarathailand- Harian Bild melaporkan Kepala Komando Pasukan Khusus Jerman Andreas Kuhne mneyatakan Jerman sedang mempersiapkan pasukan khususnya untuk menghadapi konflik dengan Rusia.
"Jerman secara terarah mempersiapkan diri untuk menghadapi konfrontasi dengan Rusia," kata Kuhne.
Kuhne menambahkan pasukan khusus Jerman kini dilatih untuk menjalankan operasi dalam jangka waktu panjang. Sebelumnya, operasi pasukan khusus berlangsung sekitar tiga hari, setelah itu para personel kembali ke pangkalan.
Namun, menurut Kuhne, pasukan khusus Jerman kini dipersiapkan untuk menghadapi kemungkinan bahwa operasi pada tahap awal konflik tidak memiliki batas waktu penyelesaian yang pasti.
Komando Pasukan Khusus Jerman memiliki sekitar 1.500 personel. Namun, hanya sepertiga dari jumlah tersebut yang merupakan prajurit pasukan khusus, sedangkan sisanya menjalankan tugas administratif.
Saat ini jumlah personel yang mengisi posisi di komando tersebut baru mencapai 70-80 persen dari kebutuhan.
Laporan itu juga menyebutkan bahwa komando tersebut sebelumnya terlibat dalam sejumlah skandal.
Insiden yang terjadi antara lain penggunaan salam Nazi, hilangnya amunisi, serta penemuan tempat penyimpanan senjata dan bahan peledak yang dikuasai salah seorang personel.




