Agresor AS dan Israel Serang Dermaga Vital Pulau Qeshm Iran

Sebagian area komersial di dermaga Bahman yang vital di Pulau Qeshm terkena serangan dan sebagian rusak di tengah konfrontasi tersebut.


Qeshm, Suarathailand- Kantor Berita Fars Iran melaporkan dermaga Bahman di pulau Qeshm Iran diserang pada Kamis malam. Baku tembak sengit terjadi antara angkatan bersenjata Iran dan pasukan AS di dekat Selat Hormuz.

Sebagian area komersial di dermaga Bahman yang vital di Pulau Qeshm terkena serangan dan sebagian rusak di tengah konfrontasi tersebut.

Insiden itu terjadi ketika tentara Iran merespons dengan tegas terhadap tindakan permusuhan di jalur air strategis tersebut, memaksa para penyerang untuk mundur setelah mengalami kerugian.

Beberapa suara ledakan juga terdengar di dekat kota Bandar Abbas di Iran selatan.

Kantor Berita Fars mengatakan penduduk di Bandar Abbas mendengar beberapa suara yang menyerupai ledakan dari daerah dekat kota tersebut.

Fox News melaporkan bahwa militer AS melakukan serangan terhadap pelabuhan Qeshm dan Bandar Abbas, tetapi menekankan bahwa serangan ini tidak berarti dimulainya perang.

Serangan terhadap dermaga Bahman Qeshm—fasilitas komersial dan penumpang utama yang telah beberapa kali menjadi sasaran selama perang yang sedang berlangsung—telah memicu reaksi luas di media regional.

Sementara jaringan i24NEWS milik rezim Israel buru-buru mengutip sumber Israel yang mengklaim “Israel sama sekali tidak memiliki hubungan dengan peristiwa malam ini di Iran,” laporan lain, termasuk dari sumber-sumber di dalam rezim itu sendiri, secara langsung menunjuk pada jet tempur UEA yang melakukan pemboman tersebut.

Kantor Berita Tasnim Iran menyoroti indikasi jelas keterlibatan permusuhan oleh UEA, menggambarkan pemerintah UEA sebagai pihak yang bertindak hanya sebagai proksi dan alat di tangan rezim Zionis.

“Tanda-tanda tindakan pengkhianatan Emirat terhadap dermaga Bahman Qeshm telah diamati,” lapor Tasnim, menambahkan bahwa jika dikonfirmasi, “UEA akan membayar mahal atas tindakan permusuhannya.”

Para pejabat Iran telah lama memperingatkan bahwa beberapa negara Arab di Teluk Persia, yang tertipu oleh janji-janji palsu entitas Zionis dan dukungan AS, terseret ke dalam petualangan gegabah yang mengancam keamanan dan stabilitas seluruh kawasan.

Namun, Iran tetap sepenuhnya siap untuk mempertahankan integritas teritorialnya dan kedaulatan perairannya di Teluk Persia.

Kantor Berita Fars mencatat bahwa penyelidikan terperinci mengenai dimensi pasti insiden tersebut dan verifikasi semua klaim yang beredar masih berlangsung.

Tidak ada korban jiwa yang dilaporkan akibat serangan terhadap dermaga komersial yang berorientasi sipil, yang menggarisbawahi ketepatan tindakan pertahanan Iran bahkan di bawah provokasi langsung.

Share: