7 Kasus Suspek Flu Burung Mematikan Ditemukan di Australia Selatan

Total kasus H5N1 di Australia akan bertambah menjadi 27, setelah galur yang sangat patogenik tersebut pertama kali terdeteksi di daratan utama Australia pada pertengahan Juni.


Australia, Suarathailand- Xinhua melaporkan Menteri Industri Primer dan Pembangunan Regional Negara Bagian Australia Selatan Clare Scriven mengatakan temuan tujuh kasus suspek baru galur virus flu burung H5N1 yang mematikan.

Kepada wartawan, Scriven menyebut ketujuh kasus suspek tersebut ditemukan pada burung dara laut besar di kawasan Limestone Coast, Australia Selatan bagian tenggara.

Scriven mengatakan lima di antaranya ditemukan di kota yang sama dalam kurun waktu dua hari. Sampel dari ketujuh burung tersebut awalnya diuji oleh pihak berwenang setempat dan kini telah dikirim ke Australian Centre for Disease Preparedness untuk menjalani uji konfirmasi guna menentukan apakah telah terjadi penularan lokal.

Total kasus H5N1 di Australia akan bertambah menjadi 27, setelah galur yang sangat patogenik tersebut pertama kali terdeteksi di daratan utama Australia pada pertengahan Juni.

Sementara itu Kepala Dinas Veteriner Australia Selatan Skye Fruean mengatakan pihak berwenang setempat akan meningkatkan pengawasan di area-area di mana mereka memperkirakan akan menemukan burung laut yang dianggap sebagai spesies berisiko tinggi membawa galur mematikan tersebut, termasuk burung dara laut.

Di sisi lain, Menteri Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan Australia Julie Collins sebelumnya pada Senin mengatakan belum pernah ada kejadian kematian massal akibat virus H5N1 di Australia dan belum ada bukti adanya galur tersebut pada unggas maupun sistem pertanian.


Share: