535 Ribu Turis Asia Selatan Kunjungi Thailand Setiap Bulan, Melonjak 22,64%

Meningkatnya permintaan kunjungan menyebabkan munculnya rute penerbangan baru dan perluasan koneksi ke kota-kota sekunder.


Bangkok, Suarathailand- Pariwisata dari Asia Selatan ke Thailand melonjak dengan lebih dari 535.000 pengunjung per bulan dari India, Pakistan, dan Sri Lanka. Meningkatnya permintaan menyebabkan munculnya rute penerbangan baru dan perluasan koneksi ke kota-kota sekunder.

Pariwisata dari tiga pasar utama Asia Selatan—India, Pakistan, dan Sri Lanka—telah mengalami pertumbuhan yang signifikan, dengan rata-rata 535.000 pengunjung per bulan memasuki Thailand, atau meningkat sebesar 22,64%. 

Menurut Otoritas Penerbangan Sipil Thailand (CAAT), Pakistan mengalami tingkat pertumbuhan tertinggi sebesar 27,57%, diikuti oleh Sri Lanka sebesar 22,92%, dan India sebesar 18,34% dibandingkan tahun sebelumnya.

Dari 1 Januari hingga 23 November 2025, Thailand menyambut total 28,968,664 wisatawan internasional, menghasilkan pendapatan sekitar 1,34 triliun baht. Peningkatan tajam jumlah wisatawan Asia Selatan mencerminkan keberhasilan kebijakan pariwisata Thailand yang mendorong perjalanan internasional.

Lonjakan permintaan telah mendorong maskapai penerbangan berbiaya rendah terbesar di India, IndiGo, untuk meminta rute penerbangan baru ke kota-kota sekunder di Thailand, termasuk Chiang Rai, Udon Thani, dan Hat Yai, yang selanjutnya memfasilitasi peningkatan konektivitas.

Sejalan dengan perkembangan tersebut, juga diluncurkan rute baru internasional dan domestik pada jadwal penerbangan musim dingin 2025/2026. Ini termasuk penerbangan baru dari Bangkok (Don Mueang) ke Riyadh, Almaty, Sendai, Chongqing, dan Tianjin, serta pembukaan kembali penerbangan langsung antara Bangkok (Suvarnabhumi), Hong Kong, dan Los Angeles. 

Hal itu menandai kembalinya maskapai penerbangan yang berbasis di AS ke Thailand setelah 11 tahun, menyusul peningkatan standar keselamatan negara tersebut ke CAT 1.

Perluasan rute penerbangan ini akan meningkatkan konektivitas udara Thailand ke pasar ekonomi dan pariwisata yang berpotensi tinggi, sehingga membantu mendorong pemulihan pariwisata negara tersebut pada akhir tahun. 

SEA Games 2025 dan ASEAN Para Games 2025 mendatang, yang akan diselenggarakan di Thailand pada tanggal 9-20 Desember 2025, diharapkan dapat semakin meningkatkan lalu lintas udara, sehingga memberikan manfaat bagi volume penumpang dan frekuensi penerbangan.

Share: