Warga Thailand di Timteng Didesak Tetap Waspada Terhadap Risiko Perang

Mereka yang berencana melakukan perjalanan ke wilayah tersebut disarankan untuk menilai dengan cermat kebutuhan perjalanan mereka sebelum keberangkatan.


Bangkok, Suarathailand- Kementerian Luar Negeri telah mendesak warga negara Thailand di Timur Tengah untuk tetap waspada karena ketegangan regional terus meningkat dan risiko serangan militer lebih lanjut meningkat.

Dalam peringatan yang dikeluarkan pada hari Minggu, Departemen Urusan Konsuler mengatakan situasi keamanan di wilayah tersebut tampaknya memburuk dan dapat menyebabkan permusuhan baru.

Kementerian tersebut menyarankan warga Thailand yang tinggal di Timur Tengah untuk memantau dengan cermat laporan berita lokal, mengikuti pengumuman dari otoritas lokal dan misi diplomatik Thailand, dan secara ketat mematuhi langkah-langkah keamanan yang diberlakukan oleh pemerintah tuan rumah. Mereka juga didesak untuk menghindari daerah berisiko tinggi bila memungkinkan.

Mereka yang berencana melakukan perjalanan ke wilayah tersebut disarankan untuk menilai dengan cermat kebutuhan perjalanan mereka sebelum keberangkatan.

Warga negara Thailand yang membutuhkan bantuan darurat disarankan untuk menghubungi kedutaan atau konsulat jenderal Thailand terdekat, atau hotline 24 jam Departemen Urusan Konsuler di +66 2-572-8442.

Peringatan itu muncul ketika media internasional melaporkan berlanjutnya operasi militer Israel di beberapa bagian Jalur Gaza dan meningkatnya ketegangan yang melibatkan Iran.

Presiden AS Donald Trump mengatakan pada Sabtu malam bahwa ia telah membatalkan ancaman serangan AS terhadap Iran jika kesepakatan dapat dicapai dengan cepat untuk membuka kembali Selat Hormuz dan mengatasi apa yang ia gambarkan sebagai ancaman nuklir Iran.

Menulis di Truth Social, Trump mengatakan Iran telah memintanya untuk menunda tindakan militer, dengan mengklaim bahwa “batas kesepakatan” telah tercapai. Dia juga mengatakan Israel telah setuju untuk menghentikan pertempuran.

Share: