Uni Eropa Tegaskan Harus Terlibat dalam Kesepakatan Damai Ukraina

Sedikitnya 45 warga sipil tewas akibat serangan udara Rusia di Ukraina sepanjang pekan ini.


Eropa, Suarathailand- Anadolu melaporkan Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Kaja Kallas, Jumat (6/11) mengatakan Uni Eropa harus dilibatkan dalam setiap kesepakatan untuk mengakhiri perang Rusia di Ukraina.

Kallas memperingatkan pula bahwa blok tersebut tidak akan melaksanakan kesepakatan yang dicapai tanpa keterlibatan Uni Eropa.

Menanggapi pertanyaan mengenai peran Eropa dalam perundingan perdamaian pada konferensi pers bersama Menteri Luar Negeri Polandia Radoslaw Sikorski dan Menteri Luar Negeri Ukraina Andrii Sybiha, Kallas mengatakan keputusan terkait sanksi Uni Eropa dan aset Rusia yang dibekukan berada di tangan blok tersebut.

“Setiap kesepakatan yang tidak melibatkan kami sebagai pihak di dalamnya juga tidak akan kami laksanakan,” katanya.

“Mulai dari jaminan keamanan, sanksi, rekonstruksi, hingga aksesi Ukraina ke Uni Eropa, tidak ada jalan untuk mengesampingkan Uni Eropa,” tambahnya.

Kallas mengatakan upaya diplomatik baru tengah berlangsung untuk mengakhiri perang tersebut. Para menteri juga telah membahas langkah-langkah yang dapat mereka lakukan untuk berkontribusi.

“Benar-benar ada dorongan diplomatik baru yang intensif untuk mengakhiri perang Rusia. Eropa terus mendukung semua upaya menuju perdamaian yang adil dan berkelanjutan,” katanya.

“Terlepas dari upaya diplomatik tersebut, kenyataan di lapangan masih sangat memprihatinkan.”

Kallas mengatakan sedikitnya 45 warga sipil tewas akibat serangan udara Rusia di Ukraina sepanjang pekan ini. Ia memperingatkan bahwa Ukraina kembali menghadapi musim dingin yang sulit karena Moskow terus menargetkan infrastruktur energi negara tersebut.

“Moskow berupaya membuat Ukraina membeku hingga menyerah, tetapi kami tidak akan membiarkan hal itu terjadi,” katanya.

Ia mengatakan Uni Eropa telah menyalurkan tambahan dana sebesar 4,36 miliar euro (5,03 miliar dolar AS atau sekitar Rp91,27 triliun) melalui pinjaman dukungannya pada pekan ini untuk memperkuat ketahanan Ukraina.

Share: