Ukraina Tak Sengaja Serang Kapal Iran, Teheran Sebut Tak akan Berkonflik dengan Kyiv

"Iran juga tidak menginginkan eskalasi, tetapi menegaskan bahwa segala bentuk serangan terhadap warga negara atau kepentingan kami tidak dapat diterima. Kerugian yang ditimbulkan harus diganti."


Teheran Suarathailand- Melalui media sosial X, Menteri Luar Negeri Iran Seyed Abbas Araghchi mengatakan pada Selasa bahwa Menteri Luar Negeri Ukraina, Andrii Sybiha, telah menyatakan serangan Ukraina terhadap kapal komersial Iran pada Sabtu (25/7) "tidak disengaja" dan menegaskan Ukraina tidak mencari permusuhan.

Kepada Menlu Sybiha, Araghchi mengatakan "Iran juga tidak menginginkan eskalasi, tetapi menegaskan bahwa segala bentuk serangan terhadap warga negara atau kepentingan kami tidak dapat diterima. Kerugian yang ditimbulkan harus diganti."

Dalam sebuah unggahan di X sebelumnya pada hari yang sama, Menlu Sybiha mengonfirmasi panggilan telepon itu, menyebutnya "pembicaraan yang terus terang."

Sybiha mengatakan, "Diplomasi adalah tentang pembicaraan langsung, bahkan ketika situasinya sulit" serta menekankan "tujuan kami adalah menghindari eskalasi yang tidak perlu."

Sybiha mengklaim bahwa semua tindakan Ukraina "hanya ditujukan untuk mempertahankan negara kami" dan "tidak pernah dimaksudkan untuk menyasar kapal sipil maupun warga sipil."

Dia juga menekankan "perlunya menahan diri dari langkah-langkah yang dapat memicu eskalasi."

Kementerian Luar Negeri Iran mengecam serangan tersebut dalam sebuah pernyataan pada Sabtu, menyatakan serangan itu menyebabkan kapal meledak dan seorang pelaut tewas.

Kantor berita semiresmi Mehr pada Minggu (26/7) melansir tiga pelaut juga terluka dalam serangan tersebut.


Share: