Thailand akan Beli Jet Tempur Gripen E-series Swedia

Rencana pengadaan jet adalah komponen dari buku putih AU Thailand.

 

> Thailand kaji pembelian Jet Gripen E-series dan F-16 Block 70

> Jika kabinet sepakat, proses pengadaan jet dimulai Mei dan Juni 2024

 

Angkatan Udara Kerajaan Thailand (RTAF) akan membeli jet tempur Gripen E-series produksi Swedia atau jet tempur F-16 Block 70 Amerika pada akhir tahun ini. 

Informasi ini terungkap dalam pidato Kepala RTAF Phanpakdee Pattanakul kepada pejabat senior angkatan udara di markas besar RTAF.

Phanpakdee mencatat rencana awal untuk membeli jet tempur F-35 Amerika tidak lagi memungkinkan, sehingga menjadikan Gripen E-series dan F-16 Block 70 sebagai pengganti potensial. 

Langkah ini dilakukan ketika RTAF berupaya untuk menonaktifkan tiga dari tujuh skuadron tempurnya karena usia pesawat, yang masing-masing terdiri dari 12 jet.


Phanpakdee menekankan perlunya mempertahankan jumlah orang yang ada untuk menegakkan pelatihan, operasi, dan keseimbangan dengan negara-negara tetangga. Sebuah komite seleksi telah dibentuk untuk menentukan jet tempur mana yang akan memberikan nilai terbaik untuk uang.

Sebuah sumber mengungkapkan bahwa RTAF telah meminta 19 miliar baht (US$530 juta) untuk tahun fiskal yang dimulai pada Oktober 2025 untuk pengadaan empat jet tempur baru yang pertama. Jika kabinet menyetujui permintaan ini, proses pengadaan akan dimulai antara bulan Mei dan Juni tahun ini.

Rencana pengadaan jet adalah komponen dari buku putih RTAF yang menguraikan target pengembangannya di masa depan. Bidang pengembangan penting lainnya mencakup rencana penelitian dan pengembangan untuk memanfaatkan teknologi AI kuantum. 

Teknologi AI ini menggabungkan komputasi kuantum dengan pembelajaran mesin canggih untuk analisis data, pemecahan masalah, dan pengambilan keputusan.

Strategi Penelitian dan Pengembangan ini akan diterapkan ketika RTAF udara mengurangi personelnya tanpa mengurangi kapasitasnya.

Share: