Adanya jet tempur Sukhoi Su-27 TNI AU tak lepas dari embargo senjata dari AS.
AS memang sengaja mengembargo senjata kepada militer Indonesia termasuk TNI AU. Imbasnya jet tempur F-16 dan Hawk 109 209 banyak yang tak bisa terbang. Situasi ini mendorong datangnya Sukhoi Su-27.
Su-27 saat itu seakan menjadi oasis bagi TNI AU yang kering kerontang gegara embargo dari AS.
Indonesia memutuskan membeli Su-27 sebagai jet tempur Air Superiority pada tahun 2003 sebanyak dua unit Su-27SK dan Su-30MK.
Dikutip dari tniau.mil.id, Su-27 merupakan jet tempur produksi Biro Desain Sukhoi yang dimulai pada 20 Mei 1977.
Namun baru pada 1984 ia diperkenalkan ke publik.
Su-27 dibuat agar Uni Soviet mempunyai penempur untuk menghalau serbuan F-15 Eagle, F-18 Hornet dan si kucing mengamuk F-14 Tomcat
Karena pada 1970an F-14 bisa mudah memangsa MiG Irak dimana AU Iran superior dengan F-14 Kucing Gurun.
Namun keadaan menjadi imbang kala Su-27 dan MiG-29 hadir.
Disebutkan jika Su-27 merupakan jet tempur dengan manuver paling mengesankan yang pernah dibuat.
Palagan pertempuran yang melambungkan nama Su-27 ialah saat perang Ethiopia dan Eritrea.
Di sana Su-27 Ethiopia harus berhadapan dengan saudara sedarahnya yakni MiG-29.
Di sana Su-27 berhasil menembak jatuh MiG-29 dengan rudal udara ke udara R73.
Su-27 juga jadi dasar bagi Biro Desain Sukhoi untuk membuat Su-30, Su-33, Su-34, Su-35 hingga Su-57.
Saking hebatnya, China langsung membeli Su-27 dengan lisensi yang akhirnya versi lokal Beijing jadi yakni Shenyang J-11.
Kemudian Vietnam pada 1997 mengoperasikan 24 unit Su-27 untuk mengamankan ruang udaranya. (zonajakarta)




