Spanyol Tolak Undangan Trump, Ogah Gabung di Dewan Perdamaian Gaza

Keputusan in didasarkan pada sikap konsisten Spanyol dalam mendukung tatanan dunia multipolar, hukum internasional, serta sistem Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).


Spanyol, Suarathailand- Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez menyatakan pemerintah Spanyol tidak akan berpartisipasi dalam Dewan Perdamaian yang dibentuk atas inisiatif Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

“Perdana menteri telah mengumumkan keputusan otoritas Spanyol untuk tidak berpartisipasi dalam inisiatif Dewan Perdamaian Gaza,” kata Sanchez.

Keputusan ini didasarkan pada sikap konsisten Spanyol dalam mendukung tatanan dunia multipolar, hukum internasional, serta sistem Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

PM Spanyol menegaskan rakyat Palestina sendiri harus menentukan masa depan Palestina. Sementara itu, isu mengenai hidup berdampingan secara damai dan aman dengan Israel harus diselesaikan melalui dialog antara para pihak, kata kantor perdana menteri.

Perdana Menteri Spanyol itu juga menilai solusi dua negara tetap menjadi satu-satunya jalan yang layak untuk mencapai penyelesaian jangka panjang di Jalur Gaza.

Pada 16 Januari, Presiden AS Donald Trump mengumumkan pembentukan Dewan Perdamaian yang mencakup Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio, utusan khusus Trump Steve Witkoff, menantu Trump Jared Kushner, mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair, Presiden Bank Dunia Ajay Banga, serta Wakil Penasihat Keamanan Nasional AS Robert Gabriel.

Presiden AS itu juga mengundang para pemimpin sejumlah negara, termasuk Rusia dan Belarus, untuk bergabung dalam dewan tersebut.

Pada Kamis (22/1), piagam Dewan Perdamaian resmi mulai berlaku.

Share: