Singapura Negara dengan Paspor Terkuat di Dunia 2026: Bebas Akses ke 192 Negara

Menurut Indeks Paspor Henley 2026, Singapura memegang paspor terkuat di dunia, memberikan akses bebas visa ke 192 destinasi.

Singapura, Suarathailand- Kekuatan paspor merupakan ukuran pengaruh strategis suatu negara, yang mencerminkan stabilitas politik, kredibilitas ekonomi, dan hubungan diplomatiknya.

Amerika Serikat kembali masuk 10 besar, menempati peringkat ke-10 dengan akses ke 179 negara, meskipun peringkatnya menunjukkan tren penurunan selama dua dekade terakhir.

Pemegang paspor peringkat teratas seringkali mendapatkan keuntungan di luar pariwisata, seperti persetujuan yang lebih mudah dan cepat untuk visa pelajar dan kerja karena kepercayaan internasional yang lebih tinggi.

Di era modern, perjalanan lintas batas lebih dari sekadar masalah kenyamanan; ini merupakan cerminan dari "kekuatan tawar-menawar" dan "stabilitas" suatu negara.

Menurut data terbaru dari Henley Passport Index, peringkat paspor terkuat di dunia untuk tahun 2026 telah dirilis.

Peringkat ini ditentukan oleh jumlah negara dan wilayah yang dapat dimasuki pemegang paspor tanpa visa sebelumnya (bebas visa).

Peringkat Paspor Terkuat di Dunia 2026 (Jumlah Destinasi Bebas Visa)

Peringkat 1: Singapura (192 negara)

Peringkat 2: Jepang, Korea Selatan (188 negara)

Peringkat 3: Denmark, Luksemburg, Spanyol, Swedia, Swiss (186 negara)

Peringkat 4: Austria, Belgia, Finlandia, Prancis, Jerman, Yunani, Irlandia, Italia, Belanda, Norwegia (185 negara)

Peringkat 5: Hongaria, Portugal, Slovakia, Slovenia, Uni Emirat Arab (UEA) (184 negara)

Peringkat 6: Kroasia, Republik Ceko, Estonia, Malta, Selandia Baru, Polandia (183 negara)

Peringkat 7: Australia, Latvia, Liechtenstein, Inggris Raya (UK) (182 negara)

Peringkat 8: Kanada, Islandia, Lituania (181 negara)

Peringkat 9: Malaysia (180 negara)

Peringkat 10: Amerika Serikat (179 negara)


Amerika Serikat berhasil kembali ke 10 besar setelah merosot ke peringkat ke-12 pada akhir tahun 2025.

Namun, jika melihat kembali dua dekade terakhir, baik AS maupun Inggris menunjukkan tren penurunan peringkat.

Para analis melihat ini sebagai cerminan volatilitas politik domestik yang memengaruhi hubungan internasional.


Status "Paspor Thailand"

Bagi Thailand, tahun 2026 menunjukkan tanda-tanda sedikit peningkatan, naik satu peringkat ke posisi ke-60 di dunia.

Pemegang paspor Thailand sekarang dapat bepergian ke 79 destinasi tanpa memerlukan visa sebelumnya.


Pengaruh yang Tersembunyi di Balik Paspor

Stabilitas Politik: Negara-negara dengan konflik yang lebih sedikit umumnya menikmati tingkat kepercayaan internasional yang lebih tinggi.

Kredibilitas Ekonomi: Paspor dari negara-negara dengan ekonomi yang kuat sering dianggap memiliki risiko imigrasi ilegal yang lebih rendah.

Hubungan Diplomatik: Perjanjian pembebasan visa bilateral merupakan cerminan langsung dari persahabatan dan kerja sama internasional.

Meskipun paspor yang kuat berfungsi sebagai "tiket paling nyaman" untuk pariwisata jangka pendek, paspor tersebut tidak menjamin "kebebasan migrasi" atau hak untuk menetap di negara lain.

Namun, pemegang paspor kelas atas seringkali mendapatkan "keuntungan" dalam transaksi internasional.

Petugas imigrasi cenderung lebih percaya pada warga negara berisiko rendah, yang seringkali menghasilkan persetujuan Visa Pelajar atau Visa Kerja yang lebih mudah dan cepat dibandingkan dengan warga negara lain.

Share: